0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Manajer: Perjuangan Persis LPIS Pantas Diacungi Jempol

Joni Sofyan Erwandi (kiri), Manajer Persis Solo LPIS (Timlo.net / Aryo)

Solo — Hanya nangkring di posisi 8 klasemen akhir, dan tersingkir di babak ketiga Piala Indonesia, tak membuat Laskar Sambernyawa Persis Solo yang berlaga di Divisi Utama LPIS berkecil hati. Bahkan beberapa pihak menyebut klub kebanggaan Pasoepati itu di musim ini bukanlah sebuah prestasi buruk.

Sang manajer tim Joni Sofyan Erwandi salah satunya, yang menyebut perjuangan Persis di musim ini bukanlah prestasi jeblok, meski harus puas duduk di posisi tiga terbawah klasemen akhir. Bahkan menurutnya Persis gagal menembus kasta tertinggi IPL musim depan bukan karena kesalahan pemain dalam bermain di lapangan atau pelatih Junaidi yang kurang jeli dalam mengatur strategi.

Menurut Joni, baik Javier Rocha cs dan sang nahkoda Junaidi telah memberikan yang terbaik untuk Persis dan memberikan hiburan tersendiri bagi Pasoepati. Persis memang mencatat beberapa rekor cukup mengesankan di musim ini. Persis sedikitnya tiga kali mencatatkan kemenangan besar saat bermain di kandang sendiri, yakni kontra PSCS Cilacap 5-0, Persipasi 3-0, dan PPSM Magelang 4-2. Untuk laga tandang, Persis memang kerap kalah, namun tak lebih dari selisih dua gol. Kekalahan terbesar Persis di kandang lawan hanyalah saat bertandang di markas PSS Sleman, kala itu Persis menyerah 2-0.

“Soal Persis hanya berada di posisi 8 klasemen akhir bukanlah hal yang buruk. Manajemen memakluminya, karena semua elemen terutama pemain sudah maksimal,” kata Joni di Graha Solo Football, Rabu (6/6) sore.

Joni mengaku, sebuah tim membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat dalam meningkatkan prestasi. “Prestasi tidak bisa dibuat secara instan hanya dalam waktu satu tahun. Semua butuh proses, dan saya yakin Persis sudah dalam jalur tepat,” imbuh Joni.

Dirinya menegaskan bahwa faktor nonteknislah yang membuat Persis gagal mewujudkan target menembus kasta tertinggi musim depan. “Lagi pula kegagalan Persis musim ini bukan pada permainan, tetapi karena faktor nonteknis seperti keterlambatan gaji dan wasit yang kerap merugikan kami,” pungkas Joni.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge