0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Angkatan Kerja Solo Enggan Ngadu Nasib di Batam

Solo — Banyak angkatan kerja asal Solo masih enggan mengadu nasib di Pulau Batam. Bahkan pada 2012 ini, jumlah peminat kesempatan kerja menuju daerah tersebut dari bulan ke bulan makin menyusut.

Hal itu diakui Kepala Bidang Penempatan Kerja, Pembinaan dan Transmigrasi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Solo, Agus Alwanto, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (6/6).

Pada Juni ini misalnya, Dinsosnakertrans membuka kesempatan bagi 20 orang lulusan SMA/SMK untuk bekerja di Batam. Namun, dari jumlah itu tercatat hanya sepuluh orang saja yang berminat mendaftar sebagai tenaga kerja (Naker) di Batam.

“Lowongan kerja ke Batam sebenarnya cukup banyak, tapi sayang peminatnya masih kurang. Harusnya lowongan yang ada mbok ya diisi untuk mengurangi pengangguran,” seru Agus.

Minimnya peminat kesempatan kerja di Batam ini, tak pelak membuat jumlah tenaga kerja asal Solo yang bekerja di luar daerah cenderung menurun. Dinsosnakertrans Kota Solo mencatat, pada Januari 2012 jumlah angkatan kerja antar daerah (AKAD) yang telah diberangkatkan sebanyak 96 orang. Sementara pada Februari dan Maret jumlahnya menurun menjadi lima dan 29 orang. Begitu pula pada April dan Mei, jumlah peserta kembali menurun menjadi 26 dan 25 orang.

Sejauh ini, Dinsosnakertrans telah memfasilitasi angkatan kerja asal Solo untuk bekerja di perusahaan elektronik terkemuka yang beroperasi di Batam. Jika lolos dalam proses seleksi, calon Naker berhak atas kontrak kerja selama dua tahun di perusahaan tersebut.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge