0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sarimin: PKL Saja Disalurkan, kok PPB Mau Dirobohkan

Pemilik PPB, Sarimin Tjiptomihardjo ()

Solo —  Pemilik Pondok Persada Bengawan (PPB), Sarimin Tjiptomihardjo, geram atas ancaman Pemkot untuk merobohkan PPB hanya karena PPB tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini diungkapkan Sarimin saat ditemui wartawan seusai pertemuan dengan Pimpinan DPRD Kota Surakarta, Selasa (5/6), di Gedung Dewan.

“Saya menyambut baik pertemuan ini. Pastinya akan ada tindak lanjut, sehingga permasalahan PPB dapat segera selesai. Terkait keinginan untuk merobohkan PPB ya masak mau begitu. PKL (pedagang kaki lima) saja ditertibkan dan disalurkan, masak PPB yang megah begitu mau dirobohkan,” ujar Sarimin.

Lebih lanjut Sarimin mengakui PPB tidak memiliki IMB. Hal ini karena PPB dibangun di atas tanah negara bebas pada tahun 1986. “Terkait kepemilikan, BPN yang lebih tahu,” ujar pensiunan polisi ini.

Sarimin meminta Pemkot untuk mengecek intern Pemkot mengenai laporan keuangan PPB antara tahun 1987-1994, sehingga jelas dibuktikan ada tidaknya setoran oleh pengelola PPB waktu itu. Sarimin juga meminta juga laporan keuangan PPB tahun 1994-sekarang melalui akuntan publik. Dengan catatan jasa akuntan publik tersebut Pemkot yang membayarnya.

“Jika setelah dicek dan kemudian ternyata terbukti saya diuntungkan artinya tidak menderita rugi, maka aset PPB termasuk 22 karyawannya akan saya serahkan kepada Pemkot tanpa ganti rugi sepeserpun,” tandas Sarimin.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Surakarta YF Soekasno meminta Sarimin untuk tidak emosi dan menyelesaikan permasalahan PPB sesuai aturan yang ada. “Kalau seperti itu kan namanya mutung,” ujar Sukasno.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge