0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkab Klaten Janji Atasi Broker Susu Nakal

Seorang peternak sapi perah (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan menindak tegas keberadaan Koperasi Nusantara (KN) yang dianggap menyerobot peternak sapi perah yang selama ini menjadi anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Persusuan Jatinom.

“Pemkab Klaten melalui Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Disperindagkop akan memantau langsung keberadaan KN tersebut. Kemungkinan besok (Kamis, 7/6), kami akan mendatanginya,” ujar Kabid Koperasi dan UMKM Drs Yunanta MM kepada wartawan, Rabu (6/6).

Yunanta menjelaskan, pemantauan tersebut untuk memastikan apakah KN memang masih mengambil susu milik KUD Jatinom atau tidak. Sekaligus akan mengecek keberadaan KN di Klaten.

Terpisah, Ketua KUD Persusuan Jatinom, Joko Siswanto menerangkan, sejak akhir bulan lalu, KN sudah dilarang oleh Pemerintah Propinsi Jawa Tengah untuk mengambil susu dari anggota KUD Jatinom. Sebab, KN dinilai telah melakukan pelanggaran kaidah-kaidah dalam berkoperasi.

“Meskipun KN berstatus koperasi, namun status badan hukumnya sebagai Koperasi Serba Usaha (KSU). Sedangkan ijin operasionalnya adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Tapi kenapa ditengah perjalanannya justru bertindak seolah-olah sebagai koperasi produksi susu,” jelas Joko.

Joko menjelaskan, pasca pelarangan pengambilan susu ke peternak oleh Pemerintah Propinsi Jawa Tengah, kondisi persusuan di Jatinom mulai berangsur-angsur membaik.

“Beberapa peternak yang dulunya menyetorkan susu ke KN kini sudah kembali lagi ke KUD Jatinom,” imbuh Joko.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge