0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mulai Jumat, BPSK Solo Stop Operasi

Bambang Ary Wibowo (timlo.net - Dhefi)

Solo — Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Solo akan menutup segala aktivitas dan operasionalnya mulai Jumat (8/6) besok. Alasannya, dana hibah dari Pemkot untuk operasional BPSK tahun 2012 sebesar Rp. 200 juta tidak bisa dicairkan dalam tahun ini.

Ketua BPSK Kota Solo Bambang Ary Wibowo menjelaskan, pihaknya secara terpaksa berencana menutup operasional BPSK lantaran alasan tersebut. “Saya sudah menemui Budi Yulistianto (Kepala DPPKA Kota Solo –Red) untuk menanyakan hal ini. Namun beliau tetap bersikukuh tidak bisa dicairkan,” katanya kepada wartawan, Selasa (5/6).

Bambang menjelaskan, sesuai dengan Permendagri no. 32/2011 tentang pemberian hibah dan bantuan sosial, pembiayaan BPSK ditanggung oleh Pemerintah Daerah melalui APBD. Namun, dalam peraturan tersebut ada point-point yang menyebutkan bahwa dana hibah untuk BPSK tidak bisa dicairkan. Ia juga mengklaim selama kurun waktu Januari hingga akhir April lalu, pihaknya telah mengeluarkan anggaran operasional sekitar Rp 118 juta. Biaya itu juga sudah termasuk untuk membayar 9 pegawai BPSK ditambah dengan sejumlah stafnya.

Atas dasar itulah, ia minta maaf kepada masyarakat apabila BPSK terpaksa harus tutup. “Kami tidak akan menerima konsultasi dan aduan dari pihak manapun. Kalau masyarakat keberatan, silahkan menuntut pada pemerintah,” tambahnya.

Selama ini, ia mengklaim pihaknya telah menyelesaikan 18 kasus dan 1 kasus tambahan pada bulan April ini, sehingga total ada 19 kasus yang telah terselesaikan. Namun demikian, BPSK harus mengembalikan 23 berkas aduan dari pemohon yang tidak bisa terlayani lantaran sudah berencana tutup dan baru mengajukannya setelah 30 April lalu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge