0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LSM Minta Djoko Rahino Diadili di Tipikor Jakarta

Ketua LSM P2kumham Kalono (Dok. Timlo.net/Sahid B. Sutanto)

Sukoharjo —  Pasca dilimpahkannya berkas perkara kasus korupsi bantuan siswa miskin (BSM) senilai Rp 3,4 milliar dari penyidik Polres Sukoharjo ke Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Senin (4/6), LSM P2Kumham sebagai pihak pelapor, selanjutnya meminta persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ketua LSM P2Kumham Kalono, mengatakan, pihaknya mendesak Kejaksaan Negeri Sukoharjo mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung, untuk menyidangkan kasus perkara korupsi dana beasiswa miskin (BSM) tahun 2009-2010, dengan tersangka mantan Kepala Dinas Pendidikan Sukoharjo, Djoko Rahino Sigit, di Pengadilan Tipikor Jakarta dan bukan di Pengadilan Tipikor semarang.

“Selanjutnya, kami mendesak pihak Kejaksaan Negeri Sukoharjo untuk mengajukan permohonan ke MA terkait persidangan perkara korupsi BSM Dinas Pendidikan Sukoharjo ini agar dilakukan di Pengadilan Tipikor Jakarta dan bukan di Pengadilan Tipikor Semarang,” ujar Kalono.

Dijelaskan, P2Kumham khawatir jika proses persidangan di pengadilan Tipikor Semarang nantinya akan memberikan angin segar bagi tersangka korupsi. Pasalnya, P2Kumham tidak menaruh kepercayaan pada hakim di Pengadilan Tipikor Semarang.

“Kami kurang percaya pada hakim di Pengadilan Tipikor Semarang. Makanya kami mendesak persidangan dilakukan langsung di pengadilan Tipikor Jakarta saja. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada penyidik Polres dan Kejari Sukoharjo yang telah menyatakan berkas perkara kasus BSM P-21 dan siap dilanjutkan ke persidangan,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge