0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dana Hibah Rp 200 Juta Bisa Dicairkan

Dewan: BPSK Tak Perlu Membubarkan Diri

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC PDIP Solo, YF Soekasno (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Rencana Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Surakarta untuk membubarkan diri mengundang kalangan dewan angkat bicara.

Ketua DPRD Kota Surakarta YF Soekasno mengatakan, hibah BPSK sebesar Rp 200 juta yang belum bisa dicairkan pastinya ada solusi. Sukasno tidak menyalahkan SKPD dalam hal ini Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset (DPPKA) yang tidak mencairkan hibah BPSK.

Menurut Sukasno, bukan berarti dana hibah tersebut tidak cair. Sukasno mendukung DPPKA untuk berkonsultasi dengan Kemendagri.

“BPSK sabar saja, tidak usah membuat deadline membubarkan diri, toh APBD masih sampai 2012. Mungkin DPPKA berhati-hati karena tidak ingin ada persoalan di kemudian hari,” ujar Sukasno kepada Timlo.net, Rabu (6/6), di Gedung Dewan.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta Supriyanto, justru meminta DPPKA tidak perlu takut berlebihan. “Unsur PNS kan bisa menerima honor kepanitian atau honor kerja, dan hal itu memang dibolehkan. Sehingga semestinya meskipun ada unsur PNS semestinya hibah BPSK bisa dicairkan,” ujar Supriyanto.

Supriyanto juga meminta BPSK untuk tidak bubar mengingat BPSK merupakan amanat SK mentri perdagangan dan perindustrian. Untuk itu seharusnya Pemkot tidak mempersulit BPSK dan bisa bekerjasama.

Seperti diketahui, BPSK berencana membubarkan diri karena dana hibah BPSK dari APBD tidak bisa dicairkan, sementara BPSK masih memiliki hutang. Hibah tersebut tidak bisa cair karena dinilai DPPKA melanggar Permendagri No 32/ 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemberian Dana Hibah dan Bantuan Sosial.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge