0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prof Andrik: TV Berlomba Tayangkan Kekerasan

Prof Dr Andrik Purwasito DEA, Guru Besar Manejemen Komunikasi Lintas Budaya Fisip UNS. (dok.timlo.net/niza novita)

Solo Guru Besar Manejemen Komunikasi Lintas Budaya Fisip UNS, Prof  Dr Andrik Purwasito DEA, mengungkapkan, belakangan ini semakin banyak tayangan televisi (TV) mengenai kekerasan (violence). Hal itu diungkapkannya, di sela seminar “Communication, Media and Civil Violence’, yang diselenggarakan UNS, di The Sunan Hotel Solo, Rabu (6/6).

“Lihat saja, bagaimana TV memuat kekerasan di layar televisi, kekerasan itu sudah menjadi sesuatu yang biasa dan ini sangat memprihatinkan. Ini membuktikan penyaringan violence (kekerasan) kurang begitu diperhitungkan. Mereka (TV) utamanya hanya mengejar eksklusif news yang mengandung perlombaaan terhadap media,” ungkap Prof Andrik.

Menurutnya, tayangan kekerasan di satu tempat, melalui layar TV maka dapat menimbulkan kekerasan d itempat lain. “Nah sekarang, bagaimana televisi seharusnya dapat menyiarkan kekerasan lebih arif. Jangan jadikan kekerasan menjadi suatu kebiasaan. Ini harus ada tugas dari media melakukan screaning bagi masyarakat. Jangan jadikan kekerasan menjadi suatu yang penting. Apalagi kekerasan sudah menjadi entertaint,” tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge