0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aksi Bajak Tenaga Kerja Marak Terjadi di Hotel

General Manager The Sunan Hotel Solo, Dicky Sumarsono (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo —  Aksi membajak tenaga kerja (Naker) belakangan marak terjadi di industri perhotelan. Hal ini sebagai imbas dari minimnya suplai sumberdaya manusia (SDM) yang siap bekerja di sektor perhotelan.

Hal itu diakui General Manager The Sunan Hotel Solo, Dicky Soemarsono kepada wartawan, di sela-sela acara Hospitality Industry & The Essential, di Agas Hotel, Selasa (5/6).

Sejauh ini, menurutnya aksi membajak Naker kerap terjadi pada berbagai tingkatan, mulai level supervisor ke atas. Biasanya banyak terjadi pada posisi sales and marketing serta divisi kitchen.

“Terjadinya kelangkaan SDM membuat hotel saling membajak personel. Sehingga jika sistem ini dibiarkan terus, maka hotel tidak bisa memberikan value (nilai) yang beda,” kata Dicky.

Sementara itu, minimnya kuantitas SDM di industri perhotelan, diakui Dicky, tidak lepas dari masih terbatasnya jumlah sekolah perhotelan di Tanah Air, termasuk di Kota Solo. Saat ini saja, jumlah sekolah perhotelan di Kota Bengawan masih di bawah sepuluh unit.

“Oleh sebab itu, di sini peran Disnaker sangat penting dalam hal penyediaan SDM. Mereka bisa bekerjasama dengan lembaga-lembaga atau institusi pendidikan yang sudah ada,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge