0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tjahja: Laporkan Jika Ada Harta yang Belum Diperiksa

Kekayaan Jokowi Rp 27, 255 Miliar dan USD 9876,23

Direktur LHKPN KPK Tjahja Harefa memberi penjelasan kepada wartawan usai mengaudit kekayaan Jokowi selaku Cagub DKI, di Loji Gandrung, Selasa (5/6). (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan klarifikasi dan penilaian terhadap calon gubernur (Cagub) DKI Jakarta. Terhadap Cagub Joko Widodo (Jokowi), penyampaian laporan hasil kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), dilakukan di Rumah Dinas Walikota Solo, Loji Gandrung, Selasa (5/6).

Direktur LHKPN, Tjahja Harefa mengatakan, pemeriksaan kekayaan dilakukan secara serentak kepada semua Cagub DKI di wilayahnya masing-masing. “Kami masih terus mendalami laporan kekayaan dari masing-masing Cagub,” katanya kepada wartawan.

Ia menghimbau kepada masyarakat, apabila ada harta kekayaan Cagub yang belum dilaporkan atau ada kekayaan lain yang luput dari pemeriksaan, harap segera melapor pada KPK. “Saya himbau pada masyarakat agar cepat melapor. Juga terhadap calon-calon (CagubĀ  DKI) lainnya,” tegasnya.

Berdasarkan laporan hasil kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) KPK, diketahui total harta kekayaan Jokowi saat ini Rp 27,255 miliar dan USD 9876,23.

Rincian kekayaan Jokowi sebagai berikut:

@ Harta tidak bergerak, yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 23,770 miliar.

@ Harta bergerak, yang meliputi semua alat transportasi yang dimiliki senilai Rp 449 juta.

@ Peternakan, perkebunan dan usaha lainnya senilai Rp 602,4 juta.

@ Logam mulia senilai Rp 27,2 juta.

@ Batu mulia senilai Rp 15 juta

@ Harta bergerak lainnya senilai Rp 319 juta.

@ Surat berharga senilai Rp 501 juta

@ Uang tunai senilai Rp 1,521 miliar (dalam bentuk rupiah) serta USD 9876 dalam bentuk pecahan dolar AS.

@ Gaji sebagai walikota tercatat Rp 161 juta,

@ Penghasilan dari usaha senilai Rp 561 juta.

@ Untuk pengeluaran per tahun Rp 570 juta.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge