0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebagai Cagub DKI Jakarta

Kekayaan Jokowi Diaudit Tim KPK

Walikota Solo Joko Widodo yang juga sebagai calon Gubernur DKI Jakarta mendampingi Tim KPK usai audit kekayaan. (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (5/6) di Loji Gandrung, melakukan audit kekayaan terhadap Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) selaku calon gubernur (Cagub) DKI. Berdasarkan laporan hasil kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) KPK, diketahui total harta kekayaan Jokowi saat ini Rp 27,255 miliar dan USD 9876,23.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi membacakan hasil audit LHKPN KPK. Rincian kekayaan Jokowi sebagai berikut:

@ Harta tidak bergerak, yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 23,770 miliar.

@ Harta bergerak, yang meliputi semua alat transportasi yang dimiliki senilai Rp 449 juta.

@ Peternakan, perkebunan dan usaha lainnya senilai Rp 602,4 juta.

@ Logam mulia senilai Rp 27,2 juta.

@ Batu mulia senilai Rp 15 juta

@ Harta bergerak lainnya senilai Rp 319 juta.

@ Surat berharga senilai Rp 501 juta

@ Uang tunai senilai Rp 1,521 miliar (dalam bentuk rupiah) serta USD 9876 dalam bentuk pecahan dolar AS.

@ Gaji sebagai walikota tercatat Rp 161 juta,

@ Penghasilan dari usaha senilai Rp 561 juta.

@ Untuk pengeluaran per tahun Rp 570 juta.

Jokowi mengatakan, dari laporan kekayaannya yang dihitung meningkat dari tahun 2010 lalu. Di tahun 2010, kekayaan Jokowi hanya Rp 18, 469 miliar.

“Peningkatan kekayaan itu disebabkan karena kenaikan nilai NJOP tanah dan bangunan,” kata Jokowi. Meski kekayaannya meningkat, namun Jokowi mengaku nilai pendapatannya menurun dari kurun waktu 2010 sampai 2012 ini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge