0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

HM Joko Riyanto:

Nilai Siswa Bagus tapi Budi Pekerti Jelek, Ya Tidak Naik

Siswa SMPN 2 Solo tengah mengikuti ujian kenaikan kelas (dok.timlo.net/niza novita)

Solo — Mulai Senin hingga Sabtu (4-9/6), siswa SMP di Kota Solo mengikuti Ulangan Kenaikan Kelas (UKK). Seperti dijelaskan Kepala SMPN 2 Solo HM Joko Riyanto, rencananya pembagian rapor kenaikan kelas dilaksanakan tanggal 23 Juni 2012.

“Penentu kenaikan kelas yakni nilai semester gasal dan genap. Kita juga tak lepas dengan nilai budi pekerti. Oleh karena itu sebaik-baiknya seseorang itu, budi pekerti lebih diutamakan. Walaupun nilai murid itu bagus, tapi jika budi pekerti jelek ya tidak naik. Maka guru BP (Bimbingan dan Penyuluhan) ini dominan sekali mendidik siswa yang mempunyai perilaku kurang  agar menjadi sesorang yang bisa diharapkan kontribusinya di masa depan,” ujar Joko Riyanto. Ditambahkan,  dalam rapat penegas  (rapat pleno), guru PKN dan guru BP menjadi penentu anak yang budi pekerti tak bagus itu.

Di SMPN 2 Solo, siswa yang ikut UKK ada 609 anak kelas 1-2. “Pengambilan rapornya nanti dengan orangtua. Syaratnya nanti siswa sudah mengembalikan buku pinjaman di perpustakaan, kalau sudah naik jenjang, malah repot nantinya kan itu akan dipinjam oleh siswa yang lainnya juga misal adik kelasnya,” tambahnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge