0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Terdakwa Pemeras Polisi Divonis 8 Bulan

Sidang kasus pemerasan terhadap anggota polisi, Senin (4/6) di PN Solo. (Dok.Timlo.net/ Iwan Kawul)

Solo — Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo, Senin (4/6), menjatuhkan vonis 8 bulan penjara kepada Pandri Wahono.  Pandri merupakan salah satu terdakwa kasus dugaan pemerasan terhadap anggota Polres Boyolali, Bripka M Efendy.

Vonis yang dibacakan Hakim Ketua M Syukri terhadap Pandri itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni sembilan bulan penjara. “Berdasarkan keterangan saksi dan terdakwa di persidangan, maka kami memutuskan bahwa Pandri terbukti melanggar hukum dengan maksud menguntungkan diri sendiri,” papar Syukri dalam persidangan di PN Solo.

Dari informasi yang di himpun Timlo.net, Pandri dan lima anggota LSM Forum Masyarakat Donohudan (FMD) dan Pemuda Surakarta (Pusaka) diduga memeras Bripka Efendi yang disinyalir membekingi truk BBM “kencing”. Kelima anggota LSM FMD dan Pusaka tersebut antara lain Agung Purwoko alias Agung (34) warga Sumber, Banjarsari, Kuswantono (46), warga Kadipiro, Banjarsari, Sulaksono (40), warga Ngemplak, Boyolali, Swasono Rio Hartoyo (56), warga Pajang, Laweyan dan Ibnu Nur Cahyo (22), warga Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali.

Kuasa Hukum terdakwa Pandri, Asyadi Rouf SH ketika ditemui setelah persidangan menyatakan pikir-pikir. Sementara itu, jaksa penuntut umum (JPU), Syafruddin juga menyatakan pikir-pikir atas putusan dari Majelis Hakim.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge