0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mandi di Bendungan, Balita Tewas Tenggelam

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Mulyani. (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Nasib tragis dialami Angga Pamuji (4),  balita asal Dusun Kropok RT 13, Desa Sunggingan, Kecamatan Miri. Ia ditemukan dalam keadaan tewas setelah tenggelam ketika  hendak mandi di Waduk Kedung Kancil bersama Galih (3), yang letaknya tidak jauh dari rumahnya, Senin (4/6).

Dari informasi yang diperoleh,  peristiwa tersebut berawal ketika korban bersama temannya nekat bermain di sekitar waduk. Setelah puas bermain, keduanya bermaksud hendak mandi di sekitar sungai dengan menggunakan pohon pisang. Diduga saat menuju bendungan, Angga terpeleset dan langsung tercebur ke bendungan sedalam 5 meter. Lataran tidak bisa berenang, Ia langsung tercebur dan tenggelam ke dasar bendungan.

Mengetahui rekanya jatuh ke dasar bendungan, Galih berlari menuju perkampungan untuk memberitahukan peristiwa itu. Ia kemudian meminta tolong Painah (30) dan Wagiman (35) yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Mendapat kabar itu, mereka bersama warga lainnya langsung mendatangi lokasi kejadian dan melaporkan hal itu kepihak berwajib dan Tim SAR untuk melakukan evakuasi.

“Informasi yang kami terima peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00. tidak lama setelah dilakukan pencarian. Jasat korban ditemukan mengambang di sekitar lokasi kejadian,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Mulyani, mewakili Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi.

AKP Mulyani menjelaskan, uasi ditemukan, jasat korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian bersama petugas kesehatan setempat tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. “Kuat dugaan korban meninggal akibat tenggelam,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge