0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Becak dan Bawang Merah Seret Inflasi 0,28%

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, Toto Desanto (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Kenaikan tarif becak dan harga bawang merah di pasaran, tak pelak membuat Kota Solo kembali didera inflasi setelah pada April lalu sempat mengalami deflasi sebesar 0,13 persen. Tercatat, pada Mei 2012 ini keduanya mampu menyeret perekonomian Kota Bengawan pada pusaran inflasi 0,2 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Surakarta, Toto Desanto, mengungkapkan pada bulan tersebut tarif sewa becak naik 15,002 persen. Kenaikan ini dipicu melambungnya harga-harga kebutuhan di masyarakat, sehingga pengemudi becak manaikkan tarif layanan jasanya.

Sementara komoditas bawang merah pada Mei 2012 mengalami kenaikan harga sebesar 32 persen. Kenaikan ini terjadi lantaran minimnya pasokan dari daerah penghasil yang membuat stok di pasaran jadi terbatas.

“Tarif sewa becak memberikan andil inflasi sebesar 0,0270 dan bawang merah memberikan andil inflasi 0,2768,” tambah Toto, saat memberikan keterangan pers di kantornya, Senin (4/6).

Adapun tiga komoditas lain yang dominan memberikan sumbangan inflasi, yakni daging ayam ras (0,0782), telur ayam ras (0,0638) dan gula pasir (0,0505). Pada Mei 2012, BPS Kota Surakarta mencatat, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 121,53 pada April 2012 menjadi 121,87 pada Mei 2012.

Sementara itu, laju inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2012 sebesar 0,74 persen, sedangkan laju inflasi year on year (Mei 2012 terhadap Mei 2011) sebesar 4,16 persen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge