0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Tetap Akan Nambah Anggaran Operasional Mobdin

ilustrasi (timlo.net - dhefi)

Solo — Pemkot Solo tetap akan meminta tambahan anggaran operasional terhadap mobil dinas (Mobdin) dalam APBD-P 2012 nanti untuk menutup kekurangan operasional mobdin tahun ini. Hal itu menyusul adanya rencana pemerintah pusat yang menginstruksikan penggunaan BBM nonsubsudi kepada semua mobil plat merah yang ada di Tanah Air.

Meski sebagian anggota DPRD Kota Solo ketika dimintai keterangan beberapa waktu lalu merasa keberatan dengan penambahan alokasi anggaran untuk operasional Mobdin, lain halnya dengan Pemkot. Dalam hal ini, Pemkot tetap mengupayakan penambahan alokasi anggaran operasional mobdin sesuai dengan tingat kebutuhannya, jika pemerintah pusat memberlakukan peraturan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budhi Suharto menjelaskan, penambahan beban anggaran operasional mobdin dalam APBD sudah menjadi konsekuensi Pemkot seiring dengan kebijakan pemerintah pusat. “Kita harus bertindak secara rasional dan logis, tidak pada tempatnya jika asal menolak saja,” katanya kepada wartawan, Senin (4/6).

Budhi menjelaskan, perlu adanya keseimbangan antara efektifitas penggunaan anggaran dan tingkat efisiensinya. Artinya, jumlah yang dialokasikan pada tahun ini sudah sesuai dengan kebutuhannya. Jika dikonversikan ke BBM non subsidi, maka anggaran yang dibutuhkan juga ikut naik pula. “Kadang-kadang sulit mengukur tingkat efisien sekaligus mengesampingkan efektifitas. Yang jelas kami akan mendorong efektifitas dan tugas-tugas pokok pemerintahan masing-masing,” terangnya.

Dari data yang diterima wartawan dari Sekretariat Daerah (Setda) Solo, anggaran yang dialokasikan untuk operasional mobdin dalam APBD 2012 sebesar Rp 3,183 Miliar atau setara dengan 58,9 ribu liter. Selama rentang waktu antara Januari – Mei 2012 ini, anggaran tersebut telah terserap Rp 1,326 Miliar. Jika diasumsikan perubahan dari BBM subsidi ke BBM non subsidi dimulai pada bulan Juni ini, diproyeksikan anggaran tersebut menjadi Rp 3,961 Miliar. Jadi, jika dikalkulasikan, total anggaran BBM untuk operasional mobdin menjadi Rp 5,287 Miliar. Artinya, Pemkot harus nombok sekitar Rp 2,104 Miliar untuk menutup kekurangan anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD tahun ini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge