0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kader PKK Kurang Aktif

PAUD di Kecamatan Bulu Paling Sedikit

Kabid PNFI Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, Siti Nurngaeni (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo —  Kecamatan Bulu merupakan daerah terendah tingkat pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sukoharjo. Hal itu menunjukkan bahwa kader PKK di Kecamatan Bulu kurang aktif dalam penyelenggaraan pendidikan PAUD di wilayahnya.

Kabid PNFI Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, Siti Nurngaeni, Senin (4/6) mengatakan, pembentukan PAUD mekanismenya diawali dari Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Dari kegiatan Posyandu yang berhubungan langsung dengan perkembangan balita di setiap desa tersebut, menjadi acuan pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pra memasuki pendidikan di sekolah formal.

“Jumlah PAUD yang minim menunjukkan kader PKK di wilayah itu kurang aktif dalam memacu penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. Kecamatan Bulu memang terendah, hanya ada 7 PAUD di sana. Padahal di kecamatan lain rata-rata antara 14 sampai 24 PAUD,” ujarnya.

Hal ini masih jauh dari yang diharapkan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya. Bupati pernah mengatakan, minimal ada 1 PAUD di setiap Desa, sehingga dapat memberikan dampak positif pada perkembangan balita pra memasuki sekolah formal. Bidang PNFI Dinas Pendidikan telah menginstruksikan penilik setiap kecamatan untuk maksimal memberikan pendampingan pembentukan PAUD di setiap desa.

“Karena PKK di desa kurang semigrak, kita sudah intruksikan penilik di kecamatan untuk maksimal memberikan pendampingan. Idealnya setiap desa memang sudah memiliki PAUD. Ideal ukuran PAUD harus memiliki minimal 20 siswa. Di setiap desa pasti ada lebih dari 20 balita, seperti saat Posyandu,” imbuhnya



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge