0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dirawat di RS PKU Muhammadiyah Delanggu

Nyalakan Rokok Dekat Kompor Gas, Polisi Tersambar Api

Polisi yang menjadi korban ledakan kompor gas dirawat di rumah sakit (dok.timlo.net/indratni eprilianto)

Klaten —  Nasib apes dialami Briptu Tri Cahyo Nugroho (32), warga Dukuh Gatak Baru RT 01/RW 01, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Klaten. Ia mengalami luka bakar akibat tersambar api dari kompor gas miliknya yang meledak, Senin (4/6).

Korban yang merupakan anggota polisi Sabara Polres Klaten ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu untuk menjalani perawatan.

Informasi yang dihimpun Timlo.net menyebutkan, peristiwa ini berawal saat korban hendak menyalakan rokok di dapur rumahnya pada Senin sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu, korban hendak mengambil korek api di dapur untuk menyalakan rokok. Namun tanpa disadarinya, api yang keluar dari korek menyambar sisa gas yang keluar dari kompor gas. Akibatnya, kompor meledak hingga mengenai korban.

“Korek api itu berada di atas kulkas di ruang dapur yang kebetulan berada di dekat kompor gas. Setelah korek dinyalakan tiba-tiba muncul api yang menyembur dari arah kompor hingga mengenai kaki kanan kiri dan tangan,” ujar korban saat ditemui di PKU Delanggu.

Padahal sebelumnya korban sudah mencium bau gas yang sangat menyengat di dapur. “Saat itu memang ada bau gas tapi saya tidak mengira kalau akhirnya meledak,” ujarnya.

Istri korban, Listina (29) menuturkan, dirinya yang saat itu berada di kamarnya mendengar suara ledakan dan teriakan. Ia pun terkejut setelah melihat suaminya tersambar api.

“Saat itu suami saya sempat mematikan api dengan menggunakan air dan mengguyur badannya. Beruntung tidak ada yang terbakar, bahkan tabung gas juga masih utuh. Saya mengira semburan api berasal dari sisa selang gas pada kompor. Karena pada saat itu, selang gas sudah dilepas karena habis,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge