0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pangsa Pasar Bank Syariah Baru 6,61%

LAYANAN NASABAH-Suasana pelayanan nasabah di Bank Muamalat Solo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Pangsa pasar perbankan syariah di kawasan Soloraya saat ini baru mencapai 6,61 persen, dengan kata lain cenderung didominasi bank konvensional. Kendati demikian, pangsa pasar bank syariah ini dipastikan masih akan terus meningkat, mengingat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) senantiasa bertumbuh di kisaran 50 persen setiap tahun.

Sebagaimana dikemukakan Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Soloraya, Karsono, saat ini pangsa pasar perbankan syariah di kawasan Soloraya baru 6,61 persen. Meski begitu, capaian ini lebih besar ketimbang angka nasional yang masih di kisaran tiga persen.

“Saat ini pangsa pasar syariah 6,61 persen. Kalau Soloraya saya melihat pertumbuhannya akan jauh lebih cepat daripada nasional. Dengan pertumbuhan yang tiap tahun sekitar 50 persen, ya pada waktunya nanti kita akan sampai ke sepuluh persen,” papar Karsono ketika ditemui wartawan, di sela-sela acara ‘Mudzakarah Ulama se-Soloraya, Menjadikan Ekonomi Syariah Pilihan Umat’, di Hotel Arini Syariah, Sabtu (2/6).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono, menyatakan perbankan syariah di kawasan Soloraya masih memiliki peluang untuk tumbuh lebih pesat lagi. Oleh sebab itu, upaya-upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat atas sejumlah produk perbankan syariah perlu ditingkatkan.

Perbankan syariah sendiri sejauh ini menunjukkan tren perkembangan yang cukup positif. Doni mengungkapkan, total aset perbankan syariah pada April 2012 mencapai Rp 2,63 triliun atau tumbuh 31,74% (yoy). Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 1,89 triliun atau tumbuh 50,75% (yoy).

Begitu pula fungsi intermediasi perbankan syariah juga telah berjalan baik. Ini tercermin dari indikator Financing to Deposit Rasio (FDR) pada April 2012 sebesar 114,79%. Sementara kualitas pembiayaan tetap terjaga, tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross sebesar 2,94%.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge