0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sekolah Tak Boleh Tahan SKHUN Dengan Alasan Apapun

Petugas Disdik Wonogiri melayani Kepala Sekolah saat mengambil naskah hasil UN tingkat SMP/MTs di aula setempat Jum'at (1/6) (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri  — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Wonogiri H Siswanto memerintahkan pihak sekolah untuk tidak menahan SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional) dengan alasan apapun. Pasalnya SKHUN merupakan hak setiap siswa yang telah mengikuti UN.

Ditegaskan, meski ada siswa yang belum melunasi kewajiban administrasi sekalipun, SKHUN tetap harus diberikan kepadanya. “SKHUN itu hak setiap peserta UN, jadi kami perintahkan tadi bahwa kepada seluruh satuan pendidikan supaya memberikan SKHUN besok (Sabtu 2/6) saat pengumuman hasil UN,“ ujar Kadisdik usai memberi pengarahkan kepada para Kepala SMP/MTs se-Kabupaten Wonogiri menjelang pengumuman hasil UN, di Aila Disdik setempat, Jumat (1/6).

Mantan Kabid (Kepala Bidang) SMK ini tidak menginginkan terdengar berita ada sekolah yang menahan SKHUN. Terlebih jika alasannya belum membayar tunggakan administrasi. “Jika ada tunggakan, itu bisa diselesaikan belakangan, yang penting berikan dulu apa yang menjadi hak siswa,“ tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, pengumuman hasil UN Sabtu besok mekanismenya sama seperti yang berlaku di tingkat SMA/SMK/MA. Yakni diumumkan minimal pukul 14.00 WIB, dan harus disertai orang tua atau wali siswa.

“Silahkan kalau mau diumumkan jam 3 sore (15.00 WIB) atau selebihnya, yang penting jangan sampai sebelum pukul 2 siang (14.00 WIB), dipersilahkan pula kepada pihak sekolah apabila ada yang ingin mengadakan pelepasan sebelum pengumuman,“ tutur Pak Sis –sapaan akrab Kadisdik.

Soal himbauan, lagi-lagi dirinya bertutur sama persis dengan anjuran bagi siswa SMA. Dilarang menggelar konvoi kendaraan dan aksi corat-coret seragam sekolah.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge