SMP Murni Tidak Terima Siswa Pindahan Dalam Kota
Solo – Minimnya peminat sekolah swasta dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online yang kemudian berpengaruh menjadi pilihan ketiga atau keempat, membuat beberapa sekolah swasta kekurangan murid bahkan tidak mendapat limpahan sama sekali dari pilihan pertama atau kedua.
Salah satunya yang terjadi di SMP Murni. Sekolah tersebut mengajukan kuota 120 yang akan ditampung di 3 kelas, namun hanya terpenuhi 77, itupun dari PPDB offline. “Sebenarnya ada yang mendaftar ke sekolah ini, namun tidak ada satupun yang melakukan daftar ulang ke sini. Entah mereka larinya ke sekolah mana,” kata Widodo, Ketua PPDB SMP Murni.
Untuk mengatasi hal ini, pihak SMP Murni masih tetap membuka pendaftaran secara offline sampai batas waktu yang belum ditentukan. “Paling tidak kami membuka sampai MOS berakhir, karena apabila setelah itu masih menerima, ditakutkan siswa tidak dapat mengikuti pelajaran karena sudah ketinggalan,” jelasnya.
Namun pada PPDB kali ini, kualitas input siswa meningkat. “Tahun lalu, batas bawah nilai UASBN siswa yang kami terima 10, tahun ini meningkat jadi 16,” papar Widodo.
Meskipun kekurangan murid, SMP Murni tidak menerima siswa pindahan SMP lain dari dalam kota karena menurut Widodo bisa dipastikan siswa tersebut nakal atau tidak naik sehingga memilih SMP Murni sebagai pelarian. “Hal semacam ini nantinya hanya akan merepotkan guru dan mengganggu siswa lain. Selain itu juga membuat suasana belajar menjadi tidak kodusif,” tambahnya. Namun bagi siswa pindahan dari luar kota, pihak sekolah masih mempertimbangkannya karena dapat diperkirakan siswa tersebut pindah karena mengikuti kepindahan orang tua.
Mengenai biaya operasional sekolah, langsung dikelola oleh Yayasan Murni. Mekanismenya, dana yang masuk dari siswa akan dikirim ke yayasan kemudian pihak yayasan akan mengembalikan sekitar 48% untuk biaya operasional sekolah.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...