0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Ontran Ontran Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Ketua DPRD: Jangan Bikin Malu Masyarakat Solo

- Timlo.net
Dok.Timlo.net/ Daryono

Dok.Timlo.net/ Daryono

Ketua DPRD Solo, YF Sukasno

Solo –  Ontran-ontran Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pasca rekonsiliasi PB XIII Hangabehi-Tedjowulan yang tidak menentu mengundang perhatian Ketua DPRD Kota Surakarta YF Soekasno.

Menurut Soekasno, ontran-ontran keraton yang tidak kunjung selesai membuat malu masyarakat Solo. “Saya menilai ontran-ontran kraton yang tidak kunjung selesai ngisin-isini masyarakat Solo,” ujar Sukasno kepada wartawan, Selasa (29/5) di Ruang Kerjanya.

Hal ini, tambah Soekasno, karena  keraton yang dibanggakan sebagai pusat tata unggah-ungguh, una-uni ternyata semacam ini. Tidak bisa mengelola konflik dengan baik.” Saya sangat menyesalkan kondisi saat ini,” ujat politisi PDIP ini.

Menurut Soekasno, kalau bicara masalah anger-angger, Tuhan saja mau memaafkan, harusnya semua pihak bisa saling memaafkan. “Kondisi keraton saat ini membuat saya nggrantes. Ngrantes itu prihatin , namun tidak bisa berbuat apa-apa,” jelas Soekasno.

Lebih lanjut, Dewan dan Pemkot hanya memfasilitasi dan selama ini sudah dilakukan. Akan tetapi jika tidak ada keikhlasan dari masing-masing pihak kraton untuk berdamai, maka fasilitasi dari manapun tidak akan ada gunanya. “Kuncinya adalah keiklasan. Saya mengajak masyarakat Solo berdo’a untuk keraton. Kita lihat saja babaring lelakon Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS