• Rabu, 23 Mei 2012
Suka Duka dan Harapan Para Volunteers

Kisah Para Volunteer Solo Bagian 2

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Senin, 21 Juni 2010 | 11:43 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Bram
Para Volunteers SIPA tengah mewawancarai calon Liason Officer. (13/6) lalu

Solo – Dibalik kerja keras para volunteers, ada suka duka yang mereka rasakan. Pada  tulisan ini Timlo.net akan membagikan cerita suka dan duka serta harapan para volunteers dalam keikutsertaan mereka di sebuah even-even yang ada di kota Solo ini. Berikut liputannya.

Bicara soal suka, para volunteer ini mengaku senang mendapatkan sebuah pengalaman yang berharga. Apalagi dalam menggarap sebuah even yang melibatkan ratusan bahkan ribuan orang. Tentu saja bukan sesuatu pekerjaan ini bukan hal yang mudah bagi mereka. Pengalaman dalam managemen sebuah even itu yang menjadi sebuah pelajaran berharga bagi mereka.

“Pengalaman ikut serta dalam sebuah even adalah sebuah pengalaman berharga, banyak hal yang bisa kita dapatkan baik itu mengatur para performer, mengatur penonton, bahkan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak itu”, terang Dhea.

Capek, jadwal yang padat, serta tidak ada honor, adalah duka bagi mereka. Namun para volunteers ini tetap berjuang ditengah capek, padatnya jadwal, serta honor yang tidak ada. “Ini adalah sebuah konsekuensi dan komitmen menjadi seorang volunteers. Dari awal kami menyadari hal tersebut sehingga bukan menjadi masalah bagi kami”, terang Taufik.

Keberadaan para Volunteers ini diakui oleh Irawati Kusumorasri adalah sebuah berkah dalam penyelenggaraan sebuah even. “Saya sungguh bangga, banyak anak muda Solo yang peduli. Ini terbukti dengan banyaknya pendaftar untuk menjadi volunteer. Kepedulian mereka harus lebih kita apresiasi”, terangnya kepada Timlo.net beberapa waktu yang lalu.

Kedepan para volunteers ini sangat berharap akan ada sebuah wadah yang menampung mereka, serta juga ada sebuah pembinaan bagi para volunteers ini untuk bisa memaksimalkan dalam setiap penyelenggaran yang ada. “Kedepan saya berharap bukan hanya kuantitas volunteers saja yang digagas namun juga kualitasnya, sehingga volunteers dapat berbuat maksimal”, pungkas Dhea

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125