0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Dongeng Tentang Bebek yang Bernyanyi

- Timlo.net

Solo — Lincah dan lucu, begitulah polah bebek-bebek kecil dari Sekolah Dasar (SD) Pangudi Luhur Surakarta ini saat  mengusung dongeng lewat pementasan teater anak ala sampakan, yang dimainkan oleh sejumlah bocah dengan penuh penghayatan dalam “Kisah Bebek Bernyayi”, saat dipentaskan di Balai Soedjatmoko, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (22/4).

Dongeng anak dalam bentuk pementasan teater tersebut diangkat dari naskah karya Udin UPW, yang juga sutradara dalam pementasan itu. Cerita lakon ini mengisahkan tentang keluarga bebek yang mempunyai seorang anggota keluarga yang kaya raya, akan tetapi sangat pelit. Harta yang banyak membuat anggota keluarga bebek tersebut menjadi sombong dan kikir. Sementara anggota keluarga yang lain tidak peduli dengan kekayaan, hingga kemudian sang kaya raya dirampok oleh beberapa orang. Peristiwa inilah yang pada akhirnya membuat keluarga bebek bersatu dan kembali mau berbagi satu dengan yang lain.

Pementasan tersebut disambut antusias penonton yang pagi itu tampak memadati ruang Balai Sodjatmoko hingga pementasan usai. Menurut sutradara, Udin UPW kepada Timlo.net usai pementasan tersebut, cerita tersebut merupakan sebuah penyampaian pesan moral melalui media pementasan dongeng teater anak yang berisi ajakan kepada siapa saja untuk tidak bersikap sombong, yang harus ditanamkan kepada anak sedini mungkin.

“Seperti diceritakan dalam lakon tersebut, dimana digambarkan bahwa sebagai seorang pemimpin tidak selayaknya memiliki sifat kikir dan sombong yang pada akhirnya hanya merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Pemimpin haruslah bisa menjadi suri tauladan sebagai contoh yang baik bagi rakyat yang dipimpinnya, yang secara arti luasnya harus diterapkan di tengah kehidupan bermasyarakat. Dimana semua itu harus pula kita tanamkan dan kita ajarkan kepada anak sejak dini,” terang Udin.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS