0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

94 Guru SD & SMP Ikuti Seleksi Calon Kepsek

- Timlo.net
dok.timlo.net/niza novita

dok.timlo.net/niza novita

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dikpora Surakarta, Sulardi

Solo – Sebanyak 94 guru SD dan SMP di Kota Solo, Senin (9/4) mengikuti seleksi calon kepala sekolah (Kepsek) di SMPN 8 Surakarta.  Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dikpora Surakarta, Sulardi menjelaskan, seleksi calon Kasek ini sesuai dengan Permendiknas Nomor 28 tahun 2012 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, Permendikas Nomor 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah dan DPA SKPD Dikpora Solo tahun 2012.

“Syarat-syarat guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau madrasah yaitu memiliki sertifikat atau nomor unik kepala sekolah (NUKS) yang diterbitkan BPSDMK dan PMP. Untuk mendapatkan NUKS dalam rangka penyiapan calon kepala sekolah melalui rekrutmen dan diklat calon kepala sekolah berdasarkan proyeksi kebutuhan 2 tahun yang akan datang. Dalam rekrutmen ada seleksi administrasi dan seleksi akademik (penilaian kepemimpinan dan kompetensi kepala sekolah), sedangkan diklat melalui in service learning 1 (70 jam pelajaran), on the job learning (OJL) atau magang 200 JP = 3 bulan, In service learning 2 30 JP (3 hari),” paparnya.

Peserta calon kepala sekolah yang mengikuti seleksi administrasi dari guru SD sebanyak 47 orang dan dari guru SMP sebanyak 47 orang. Dalam penjaringan ini dilakukan secara terbuka bagi guru yang mempunyai kemauan, kemampuan, dan yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan. Pelaksanaan rekrutmen ini seleksi administrasi (portofolio, makalah, wawancara, dan mengoperasikan komputer.

“Tim penilai dari Dikpora (Bidang PTK, Pengawas SD dan SMP, Ka UPTD), Inspektorat, dan BKD. Dalam seleksi administrasi didanai Pemkot Solo sedangkan seleksi akademik dan diklat didanai APBN melalui DPA LPMP / LPPKS yang memerlukan waktu 300 JP,” jelasnya rinci.

Ketua Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kota Surakarta, Drs Sugiyaryo SH MPd MH menilai seleksi calon kepala sekolah sangat bagus. “Artinya betul-betul dibimbing sosok kepala sekolah yang baik kompetensi sosial dan pedogogik, menguasai pembelajaran yang baik. Proses kepsek di Solo, saya sangat setuju, dimulai dari awal dengan penguji dan pengawas-pengawas yang melibatkan inspektorat, BKD, dan Dikpora,” ungkapnya.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS