Kisah Para Pengrawit Mancanegara
Solo – Kesenian karawitan menjadi sebuah kesenian yang sudah mendunia. Sekarang ini sudah banyak perguruan tinggi di dunia yang mulai memperkenalkan seni karawitan kepada para mahasiswanya. Jawa sendiri yang menjadi pusat musik kesenian karawitan menjadi tujuan para mahasiswa yangingin memperdalam seni karawitan lebih lanjut. Saat ini 6 mahasiswa asing mempelajari karawitan di ISI Surakarta.
Ke enam mahasiswa asing tersebut adalah Jenny M’Callum (26), Joe Browning (25), Dave Mckenny (26) yang berasal dari Inggris, kemudian Bryan Camphige (30), Dave Ruden (30) dari Amerika Serikat, dan terakhir Hitomi Matsuda (34) yang berasal dari Jepang. Menurut Jenny M’Callum, kedatangan mereka ke Solo untuk mempelajari karawitan lebih lanjut.
“Kami sangat tertarik dengan musik karawitan dan ingin memperdalam belajar musik karawitan. Dulu di kampus saya di England ada musik gamelan, awalnya saya belajar dari dosen saya yang juga orang England, namun saya ingin memperdalam karawitan, maka dari itu saya datang ke Solo”, terang Jenny ditemui di acara Gala Dinner Renaissance Budaya Nusantara I di Auditorium UNS.
Jenny menilai Solo adalah pusat dari musik karawitan, jadi baginya datang ke Solo adalah pilihan yang sangat tepat. “Kedatangan kami di ISI Solo juga merupakan program beasiswa yang kami peroleh. Beasiswa ini berdurasi antara satu hingga dua tahun”, terang mahasiswi yang sudah cukup fasih berbahasa Indonesia ini.
Alasan bagi mereka untuk mempelajari musik karawitan ketimbang musik barat pada umumnya, dikarenakan karawitan adalah musik classic Jawa yang mengedepankan sebuah rasa kebersamaan. “Bermain karawitan harus bisa menguasai segala jenis alat musik, selain itu juga ketika bermain karawitan ada sebuah rasa kekeluargaan yang sangat kental”, terang Joe.
Sejauh ini kehadiran mereka sangat diterima oleh masyarakat Solo. Tidak pernah terjadi permaslahan dalam berbaur dengan mahasiswa asli Jawa. “Kami merasa diterima disini, walaupun awalnya sempat terkendala bahasa namun sekarang kami sudah bisa mempelajari bahasa Indonesia, jadi sekarang cukup mudah untuk berkomunikasi dengan masyarakat Solo”, lanjut Jenny.
Hitomi, yang berasal dari Jepang juga merasakan hal serupa, perjalanan mereka dalam menimba ilmu karawitan yang sudah hampir 1 tahun ini berjalan dengan baik. “Kami mendapatkan bimbingan yang baik dari para dosen, apalagi di Solo sendiri sering ada pentas Karawitan yang cukup membantu kami”, jelasnya.
Kehadiran mereka di acara Gala Dinner Renaissance Budaya Nusantara I dalam rangka memeriahkan gelaran acara tersebut. “Ini pertama kalinya kami tampil di publik, setelah sekian lama kami berlatih. Pertunjukan kami nanti akan di bantu dengan beberapa pengrawit dari Solo. Kami menamakan kelompok kami Manunggal Rasa”, terang Joe.
Berita Terkait
Berita Terkini
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
- Kerja kok Sambil Jualan Ciu?
- SK Relokasi Warga Merapi Batal Dita...
- Tidak Hanya Maliawan, Pemkot Minta ...
- Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pengam...
- Saling Senggol Berujung Bacok
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Car Free Day kok Sepi?
- Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...