0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Warga Selogiri Mulai Kembangkan Talas Bogor

- Timlo.net
dok.timlo.net/aris arianto

dok.timlo.net/aris arianto

Sukino, seorang petani pengembang diantara tanaman Talas Bogor miliknya

Wonogiri — Tergiur untung lumayan dan biaya produksi yang nyaris nihil, masyarakat di Kecamatan Selogiri, Wonogiri mulai membudidayakan Talas Bogor. Tanaman jenis umbi-umbian  ini mereka kembangkan sebagai tanaman sela di sepanjang pematang sawah.

Sentra budidaya Talas Bogor berlokasi di Dusun Karangtengah, Desa Singodutan. Tepat berada di sisi Jalan Raya Solo-Pacitan.

Seorang petani pengembang Talas Bogor, Sukino (60), kepada Timlo.net, kemarin, mengemukakan, sekitar satu hektar lahan dia persiapkan untuk membudidayakannya. “Ya, tidak semuanya saya tanami talas, hanya di galengan (pematang –Red), kalau tanaman utamanya tetap padi,” jelasnya.

Dikatakan, budidaya tanaman Talas Bogor hampir tidak memerlukan ongkos produksi. Tidak membutuhkan pemupukan maupun penyemprotan hama. “Ibaratnya, ditanam lalu ditinggal pergi dan diambil lagi kalau sudah panen,” tambahnya.

Pengadaan bibit pun bukan perkara sulit. Pasalnya bibit diambil dari tunas-tunas yang tumbuh di pokok umbi batangnya.

Warga lain, Wahyu menambahkan, talas bisa dipanen mulai umur 6 bulan sejak pertama bibit ditanam. Biasanya yang umum dikonsumsi adalah bagian umbi, namun banyak pula yang sekarang memanfaatkan tangkai dan daunnya sebagai bahan baku sayuran.

Soal pemasaran Talas Bogor, Wahyu berujar, peluang di Wonogiri dan sekitarnya masih terbuka lebar meski saat ini penjualannya sebatas di pasar tradisional. “Hanya saja diperlukan kreativitas guna mencapai itu,” ujarnya.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS