0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Koleksi Museum Radyapustaka Bertambah Lagi

- Timlo.net

Solo – Museum tertua di Indonesia yang berada di kota Surakarta, Museum Radyapustaka memiliki penambahan koleksi benda pusaka berupa tosan aji atau pusaka yang berupa keris, pedang, dan tombak, Jumat (4/6). Beberapa pusaka yang yang terdiri dari 3 Keris, 1 Cundrik, 1 Pedang Leres, 3 Widung, dan 3 Tombak akan menjadi koleksi terbaru museum ini berasal dari seseorang ahli waris pusaka yang berasal dari Jakarta. Ny. Sri Suharsongko merupakan orang yang menghibahkan benda pusaka tersebut kepada Museum Radyapustaka karena sesuatu hal.

 

Ny. Sri Suharsongko merupakan ahli waris dari Pradjanimpuna yang dahulunya merupakan kerabat keraton Kasunanan pada masa pemerintahan Pakubuwono ke 9. Benda-benda pusaka yang dihibahkan ke Museum Radyapustaka merupakan benda yang sebelumnya berada di kediaman Ny. Sri Suharsongko yang beralamat di Jakarta, lalu melalui teman Ny. Sri Suharsongko yang bernama Santi memiliki gagasan untuk menyerahkannya kepada Museum Radyapustaka untuk merawat benda-benda pusaka ini.

 

Ketua Komite Museum Radyapustaka Surakarta, Winarso Kalinggo mengatakan,”Pada saat itu pihak keluarga pemiliki pusaka ini memiliki firasat bahwa peninggalan sesepuhnya ini untuk kembali ke Solo, lalu kerabatnya menemui saya untuk nantinya bisa ngopeni (memelihara). Sehingga diputuskan untuk dikirim ke Solo. Ada sedikit fenomena aneh, yaitu sebelum dikirim ke Solo, keris yang kecil ini bisa berdiri sendiri,” ungkapnya.

 

“Koleksi-koleksi benda pusaka ini beragam, mulai dari jaman Tuban, Pajajaran, VOC, Kasunanan, dan beberapa jaman lainnya. Benda-benda ini kondisinya memang harus perlu perawatan yang salah satunya melalui Jamasan agar dapat bertemunya nalar dengan tidak nalar. Selain itu, hal ini merupakan salah satu bagian dari perhatian dari masyarakat yang memiliki benda-benda pusaka untuk dapat dirawat di Museum Radyapustaka ini,” terang Winarso Kalinggo.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS