0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Pure Indra Prasta

Tempat Ibadah Warga Bali di Solo

- Timlo.net
Dok.Timlo.net/ daryono

Dok.Timlo.net/ daryono

Pure Indra Prasta di Mutihan, Solo

Solo –  Nuansa perayaan Hari Nyepi di Solo mungkin tak akan sesemarak di Klaten dimana terdapat Candi Prambanan. Di Solo sendiri ada 2 Pure yang dipakai untuk beribadah umat Hindu setiap Minggunya. Pure pertama ada di daerah Kentingan sedangkan satunya Pure Indra Prasta di Mutihan, Sondakan, Laweyan.

Pure Indra Prasta dipakai sembahyang setiap, Minggu pagi mulai pukul 08.00 WIB. Menurut Suharto (57), penjaga Pure Indraprasta, yang sembahyang di pure tersebut adalah 90 persen orang Bali yang tinggal di Solo.

Pure Indra Prasta sendiri diperkirakan ada sejak tahun 1970. “Dulunya hanya tanah kosong mas, kemudian dibeli dan dipakai untuk tempat ibadah umat Hindhu,” ujar Suharto, kepada Timlo.net, Jumat  (23/3). Menurut Suharto pure ini dipugar di tahun 2000.

Pure Indra Prasta terbagi dalam beberapa bagian. Bagian pertama disebut Balaigong yaitu tempat menaruh gamelan yang biasa dipakai ketika ada pertunjukan kecil-kecilan. Ada pula tempat suci yang dipakai untuk sembahyang. Tidak setiap orang boleh masuk dan ada aturan yang harus ditaati. Ada pula ruang rapat dan ruang perpustakaan dibagian samping. Sedangkan dibagian depan terdapat semacam bangunan semacam  menara.

Suharto yang merupakan warga Mutihan RT 06/XI ini sudah 6 tahun menjadi penjaga pure. Meskipun upahnya tidak banyak, ia menganggap pekerjaannya sebagai bagian pengabdian.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS