Sekolah Plus, Andalkan BPMKS
Solo – Bantuan Pendidikan Masyarakat Surakarta (BPMKS), akan danai seluruh siswa sekolah plus. Sebelumnya sempat terjadi kekhawatiran akan ada dobel bantuan. Namun setelah dikonfirmasi di lapangan untuk tahun ini sekolah plus hanya akan menggunakan BPMKS.
Jika tahun ajaran 2009, sekolah plus masih menggunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai dana utama untuk mensubsidi para siswa, namun tahun ini akan mulai diganti dengan BPMKS kartu Platinum yang memang penggunaannya dikhususkan untuk sekolah plus. Seperti yang terjadi di SMP N 26 Surakarta. Berdasarkan penuturan Drs. Sutrisno, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMP N 26, untuk tahun ajaran 2009, SMP tersebut masih menggunakan dana BOS dan DPA yang sifatnya tender. Namun tahun 2010 ini akan beralih menggunakan BPMKS
Selebihnya ia menerangkan bahwa semua siswa di SMP N 26 mendaftar BPMKS, “Sebanyak 742 siswa SMP ini yang mendaftar BPMKS, dan nantinya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp. 64.000,- per bulan per anak” terangnya.
Namun BPMKS yang tidak kunjung turun, dirasakan pihak sekolah, pasalnya bulan-bulan ini akan mendekati tahun ajaran baru. “Saat ini kita memang sangat mengharap BPMKS segera turun, namun kita juga harus menunggu sejauh mana keputusan dari Dikpora”, terangnya
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
- Kerja kok Sambil Jualan Ciu?
- SK Relokasi Warga Merapi Batal Dita...
- Tidak Hanya Maliawan, Pemkot Minta ...
- Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pengam...
- Saling Senggol Berujung Bacok
- Inilah Kronologi Penandatanganan Re...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Ayo majukan pendidikan, jangan tertinggal dari negara lain.
SMP Plus kok masih ada kasus penahanan ijazah lulusan tahun 2011, padahal anak dari pembantu Rumah Tangga.