Musik Keroncong Warnai Pitungdinanan Almarhum Gesang
Solo – Nama besar Gesang tetap menggema walaupun ia telah tiada. Para musisi keroncong yang tersebar di berbagai wilayah, dengan sadar, tulus, dan iklas hadir di acara keroncongan 12 jam yang digelar dalam rangka memperingati 7 hari meninggalnya Sang Maestro. Turut pula Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang juga menyumbangkan suaranya menyanyikan hasil karya eyang Gesang.
Rudy yang kemarin ditemui Timlo.net menandaskan bahwa saat ini Pemkot Solo tengah mengusahakan agar Gesang dijadikan Pahlawan Nasional. “Pentas selama 12 jam ini merupakan langkah awal Pemkot Solo dalam mengusahakan agar almarhum Gesang dapat dijadikan pahlawan nasional. Jika permohonan kami ini diterima, maka ke depan, kegiatan-kegiatan serupa pasti akan kami gelar secara lebih intens di Kota Bengawan ini,” terangnya.
Wartono selaku Ketua Pelaksana Peringatan Pitungdinanan, menjelaskan bahwa keroncongan pitungdinanan Almarhum Gesang ini proses pelaksanaannya sangat mepet, namun diluar dugaan acara ini mampu menyedot perhatian para musisi keroncong untuk ikut serta menghormati Gesang lewat acara ini.
“Saat diberitahu Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Solo, Purnomo Subagyo yang menggagas acara ini , saya sempat pesimis karena persiapannya yang sangat mepet. Namun kemudian, setelah saya hubungi beberapa-teman seniman keroncong, tanggapan mereka cukup mengejutkan. Meski ajakan untuk manggung di sini sebatas getok tular saja, tapi sampai pagi tadi sudah ada 24 grup orkes keroncong di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar yang mengkonfirmasi kesiapannya untuk hadir dalam gelaran pitungdinanan kali ini,” jelasnya di sela pementasan.
Acara pitungdinanan ini, lanjut Wartono, diharapkan tidak sekadar upaya nguri-nguri kebudayaan musik keroncong semata, melainkan mencoba menghidupkan kembali era 60-an, di mana musik keroncong sempat menjadi primadona di tanah air.
Selain itu, Joko Blangkon sang pimpinan OK. Buk Bolong Sukoharjo (BBS) yang ikut dalam peringatan pitungdinanan Gesang kali ini, menilai bahwa Gesang merupakan sosok seniman besar lewat karya-karyanya yang mampu menggungah semangat dan hati masyarakat di seluruh dunia. “Penerus keroncong sangat diperlukan dan ini tidaklah mudah. Untuk itu, dari grup kami sejak dulu selalu berusaha mendidik anak-anak untuk belajar keroncong sejak dini. Tidak sekadar belajar bagaimana mengolah cengkok dalam berkeroncong saja, melainkan juga menumbuhkan kecintaan dan kesadaran yang tinggi atas musik keroncong lebih dalam lagi,” tuturnya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
- Kerja kok Sambil Jualan Ciu?
- SK Relokasi Warga Merapi Batal Dita...
- Tidak Hanya Maliawan, Pemkot Minta ...
- Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pengam...
- Saling Senggol Berujung Bacok
- Inilah Kronologi Penandatanganan Re...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...