• Rabu, 23 Mei 2012
Kongres Guru Indonesia (KGI)

Menanti Kiprah Guru Meniupkan Perubahan

Rony Setio Aji - Timlo.net
Jumat, 21 Mei 2010 | 17:36 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Aryo
Upacara hari pendidikan nasional beberapa waktu lalu

Jakarta  - Peran Guru dalam dunia pendidikan dirasakan berperan penting dalam membawa arah angin dalam dunia pendidikan untuk pembangunan yang berkelanjutan, sekitar 1.000 guru dan 40 pembicara ahli dalam dan luar negeri menghadiri kongres untuk mewujudkan tujuan tersebut

 

Dalam Kongres tahunan yang menginjak tahun keempat Kongres Guru Indonesia di Balai Kartini, Jakarta, mengambil tema Preparing Educators for a Changing World: Education for Sustainable Development, kongres tersebut dicita-citakan dapat menyadarkan para guru atau kaum pendidik, agar mampu meniupkan angin perubahan terhadap pendidikan untuk pembangunan yang berkelanjutan atau Education for Sustainable Development/ ESD.

 

Sejatinya, selama dua hari mengikuti kongres tersebut, muncul satu kesadaran, bahwa mencapai tujuan mulia yang disebut dengan ESD bukanlah pekerjaan yang semudah membalik telapak tangan. Tujuan itu seolah masih jauh dan perlu upaya keras untuk mencapainya.

 

Untuk para guru harus mampu memperkuat komitmennya untuk memberikan kontribusi positifnya ke berbagai pihak. Sebagai praktisi di lapangan, guru harus mampu menyadarkan kita semua, bahwa segala perubahan harus disikapi secara sistematik oleh berbagai pihak.

 

“ESD adalah proses belajar yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk berdebat, berdiskusi, melakukan refleksi, mengembangkan ide-ide baru, bersahabat dengan bumi, serta menjaga perdamaian antar sesamanya di sebuah bangsa,” ujar Prof Dr Paulina Panen, Ketua STKIP Kebangkitan Nasional/Sampoerna School of Education, sebagai salah satu tokoh yang memiliki hajatan besar bagi kaum pendidikan Indonesia ini.

 

Kini, kita tinggal menunggu saja kiprah para guru Indonesia yang hadir di dalam KGI 2010. Akankah mereka akan meniupkan angin perubahan untuk pendidikan pembangunan yang berkelanjutan yang kita cita-citakan bersama itu? Lebih penting lagi, kita tunggu saja, sejauh mana komitmen Kemendiknas dan KLH menjaga tujuan dari kesepakatan mereka untuk mewujudkan ESD.

 

 

(Diolah dari kompas.com)

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan al-azhar

iklan mettafm