• Rabu, 23 Mei 2012
Sang Maestro Berpulang

Faktor Usia Penyebab Utama

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Jumat, 21 Mei 2010 | 17:49 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Aryo
Jenasah Gesang Disholatkan

Solo – Faktor usia menjadi penyebab utama meninggalnya Sang Maestro Keroncong Gesang. Berdasarkan penuturan Tim Dokter dari RS PKU Muhammadiyah, bahwa Gesang menderita penyakit jantung koroner, atau mengalami kematian otot jantung di bagian depan. Sang Maestro Keroncong ini meninggal pada usia 92 tahun

 

Berdasarkan penuturan dokter Surya Aribowo Taruna, Sp, Penyakit Dalam salah satu Tim Dokter Gesang, bahwa kronologi awal penyakit Gesang gejala awalnya adalah menurunnya nafsu makan, mual, dan terasa lemas. Kemudian dilakukan pengecekan di RS PKU diketahui Gesang menderia Prostat, dan pada tanggal 12 Mei 2010 Gesang harus opname di rumah sakit tersebut. selang beberapa hari kesehatan Gesang sempat membaik, namun tepatnya tanggal 17 Mei 2010 Gesang kembali dilarikan di rumah sakit.

 

Kondisi Gesang sendiri naik turun, pada jumpa pers kemarin sempat diberitakan Gesang membaik dan akan dipindahkan dari ruang ICU ke bangsal VIP. Namun tadi pada pukul 07.00 WIB Gesang mengalami sesak nafas dan mengalami gangguan jantung. dan tepat pada pukul 18.00 WIB Sang Maestro menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya.  Menurut dokter Suryo kondisi Gesang memang sulit diprediksi apalagi usianya yang sudah sangat tua.  

 

Sebelum menghembuskan nafasnya terakhir kali Gesang sempat bernyanyi Bengawan Solo dan Jembatan Merah, ketika para siswa SD Yosodipuro mengunjunginya pagi tadi. Berdasarkan penuturan Yani Effendi seorang kerabat Gesang, tidak ada pesan terakhir namun ia sangat berharap musik keroncong terus dilestarikan.

 

Sementara itu untuk mengenang jasa Gesang, rencananya pihak Pemkot akan mengadakan prosesi pemakaman Gesang dan juga akan membawa jenasah Gesang ke Pendapi  Gede Balaikota untuk memberikan ruang kepada masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir pada Gesang. Walaupun rencana tersebut belum dibicarakan dengan pihak keluarga, namun Didik Pratondo, SE yang juga kerabat Gesang, mengatakan apa yang dilakukan pemkot itu sah-sah saja.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125