• Rabu, 23 Mei 2012

Panen Padi, Gubernur Jajal Mesin Combine

Indratno Eprilianto - Timlo.net
Rabu, 22 Februari 2012 | 10:52 WIB
  • Share
dok.timlo.net/indratno eprilianto
dok.timlo.net/indratno eprilianto
Penan perdana padi dengan mesin combain harvester di Desa Pakisan, Cawas, Klaten

Klaten – Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengawali panen perdana padi Inpari 13 di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Rabu (22/2) pagiĀ  dengan menggunakan mesin Combine Halverster. Dengan mesin ini mampu menjadi nilai tambah bagi petani.

“Mesin panen pemotong batang padi ini cukup efektif, karena kerusakan padinya hanya 0,6 persen. Selain itu tak banyak membuang waktu. Untuk lahan 1 hektare saja hanya butuh waktu 2 jam,” kata Gubernur.

Namun demikian, kata Gubernur, untuk menggunakan alat ini perlu menggunakan dana yang besar. Karena harganya cukup mahal. “Yang paling penting saat ini adalah perawatan alat pertanian. Misalnya traktor,” ujarnya.

Di sisi lain, petani juga diminta menerapkan sistim pola tanam serempak, penggunaan bibit unggul serta perbaikan irigasi. Hal ini guna menghasilkan panen padi yang lebih baik.

Gubernur mengatakan, hasil panen padi di Jawa Tengah tergolong bagus. Bahkan mampu menopang 16 persen ketahanan pangan nasional. “Di Jawa Tengah mampu surplus 2,6 juta ton pada 2011. Sedangkan pada 2012 diprediksi mampu surplus 3,1 juta ton,” ujar Gubernur

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125