Panen Padi, Gubernur Jajal Mesin Combine
Klaten – Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengawali panen perdana padi Inpari 13 di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Rabu (22/2) pagiĀ dengan menggunakan mesin Combine Halverster. Dengan mesin ini mampu menjadi nilai tambah bagi petani.
“Mesin panen pemotong batang padi ini cukup efektif, karena kerusakan padinya hanya 0,6 persen. Selain itu tak banyak membuang waktu. Untuk lahan 1 hektare saja hanya butuh waktu 2 jam,” kata Gubernur.
Namun demikian, kata Gubernur, untuk menggunakan alat ini perlu menggunakan dana yang besar. Karena harganya cukup mahal. “Yang paling penting saat ini adalah perawatan alat pertanian. Misalnya traktor,” ujarnya.
Di sisi lain, petani juga diminta menerapkan sistim pola tanam serempak, penggunaan bibit unggul serta perbaikan irigasi. Hal ini guna menghasilkan panen padi yang lebih baik.
Gubernur mengatakan, hasil panen padi di Jawa Tengah tergolong bagus. Bahkan mampu menopang 16 persen ketahanan pangan nasional. “Di Jawa Tengah mampu surplus 2,6 juta ton pada 2011. Sedangkan pada 2012 diprediksi mampu surplus 3,1 juta ton,” ujar Gubernur
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
- Kerja kok Sambil Jualan Ciu?
- SK Relokasi Warga Merapi Batal Dita...
- Tidak Hanya Maliawan, Pemkot Minta ...
- Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pengam...
- Saling Senggol Berujung Bacok
- Inilah Kronologi Penandatanganan Re...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...