Dapat Gelar Empu, Mampu Ciptakan 300 Motif Batik
Solo – Penganugerahan Empu Batik yang diberikan pada Santosa Doellah pada 29 Februari mendatang memang cukup beralasan. Selain kiprahnya di dunia batik sudah malang melintang sampai ke mancanegara, komitmennya untuk melestarikan batik sebagai warisan Nusantara patut diacungi jempol.
Santosa mengatakan, dalam menekuni dunia batik tidaklah mudah. Menurutnya, tidak hanya terfokus pada teknik pembuatan batiknya saja. Namun juga harus memikirkan pasca pembuatannya. “Harus dibekali dengan pengetahuan tentang bisnis batik. Kalau hanya menguasai desain saja, nanti paling-paling cuma berhenti di tengah jalan,” ungkap pendiri perusahaan Batik Danarhadi tersebut kepada wartawan, di Solo, Senin (20/2).
Selain itu, untuk memperkaya aneka ragam batik di Indonesia diperlukan adanya kreativitas dalam menciptakan motif-motif batik. Ia mengaku, motif batik karyanya sendiri saja sudah lebih dari 300 motif. “Sampai banyak yang tidak hafal,” kata pria yang aktif di beberapa organisasi tersebut sembari tertawa.
Namun ia mengaku sangat prihatin dengan kondisi pasar batik nasional seperti saat ini. “Banyak pembuat batik yang hanya bisa meniru karya orang lain saja,” keluhnya. Ia juga menyadari, karya-karya batik yang diciptakannya seringkali ditiru oleh produsen lain. Terutama, untuk motif-motif tertentu yang sedang booming di pasaran.
Di satu sisi, ia juga memberikan apresiasi kepada Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang akan membuka Program Studi (Progdi) Seni Batik pada tahun ajaran 2012/2013 mendatang. Itu artinya, sebuah angin segar bagi pelestarian budaya indonesia di masa yang akan datang. Rencananya, gelar Empu Batik diberikan secara langsung oleh Rektor ISI Solo, Slamet Suparno di kampus ISI Solo.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
- Kerja kok Sambil Jualan Ciu?
- SK Relokasi Warga Merapi Batal Dita...
- Tidak Hanya Maliawan, Pemkot Minta ...
- Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pengam...
- Saling Senggol Berujung Bacok
- Inilah Kronologi Penandatanganan Re...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...