• Rabu, 23 Mei 2012

Blanksack “Rumah” Para Penjelajah

Daryono - Timlo.net
Sabtu, 18 Februari 2012 | 09:59 WIB
  • Share
Dok.Timlo.net/daryono
Dok.Timlo.net/daryono
Komunitas Blanksack Solo ketika menerima para penjelajah antaralain Helman Kamal Husin, Riski Si Mawar Jingga, Jully Christiant, Teguh Pujo Budi Santoso saat singgah di Solo, Jum'at (17/2)

Solo – Jully Christiant (33), perempuan yang hobi touring ini telah menaklukkan 2 pulau, yaitu Jawa dan Sumatera dengan tema tournya Sigle Touring Road Indonesia. Dikarenakan sakit  selama 2 bulan,  target Jully untuk menyelesaikan  touringnya 1,5 tahun pun akhirnya molor.

Dengan menggunakan Honda Beat, ia masih akan melanjutkan touringnya sampai selesai. Dari pengamatan Timlo.net, Jully memang terlihat sedikit pucat  ketika Timlo.net wawancarai di Lapangan Tembak, sebelah barat Stadion Manahan, Jumat (17/2).

Touring Jully ini sendiri akan mengunjungi 5 titik nol di Indonesia, yaitu Sabang, Merauke, Khatulistiwa, Lintang Selatan dan Lintang Utara. Jully sengaja touring dikarenakan telah menyukai hobi tersebut sejak dulu. Melalui touring, ia bisa ketemu saudara-saudara sesama bikers. “Seperti di Solo ini bisa ketemu teman-teman Blanksack Solo,” ujar perempuan asal Jakarta ini.

Bolank, anggota Blanksack Solo mengatakan, Blanksack sering menemani teman-teman penjelajah yang melintas di Solo. Ada Jully, Riski Si Mawar Jingga, Teguh Pujo Budi Santoso dan Helman Kamal Husin, para penjelajah yang pada Jumaat (17/2) secara tidak sengaja bertemu di Solo. Blanksack pun menjadi “rumah” bagi para penjelajah  tersebut

Ketika ada penjelajah yang masuk di Solo, tambah Bolank, maka Blanksack menerima mereka juga kemudian mengantarkan ke tempat-tempat yang ingin dituju. Soalnya para penjelajah ini rata-rata buta dengan daerah yang baru dimasukinya. Blanksack sendiri ada di setiap kota di seluruh Indonesia dengan 30 anggota di Soloraya.

Blanksack  berawal dari sebuah komunitas geng motor di Jakarta. Setelah bosan menjadi geng motor,  Blanksack yang digagas Babehilham, sering melakukan kegiatan sosial dan juga menerima para bikers yang melintas sebagai bentuk persaudaraan tanpa batas.  Blanksack mengharapkan kepada pemerintah supaya jalan diperbaiki, terutama di luar Jawa.

“Jalan di luar Jawa seperti kubangan, Mas,” tegas Jully yang sudah melintas Sumatera.

Tak hanya itu, Blanksack juga berharap pemerintah lebih utamakan keselamatn nyawa bikers. “Pengguna jalan yang ugal-ugalan tolong ditindak. Soalnya nyawa tidak bisa dibeli,“ pungkas Bolank.

Para penjelajah sendiri rencananya akan melanjutkan perjalanannya setelah melihat Solo Wayang Karinival, Sabtu (18/2).

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm