• Rabu, 23 Mei 2012

Kecewakan Warga, Mall Solo Paragon Dipasangi Spanduk

Daryono - Timlo.net
Selasa, 14 Februari 2012 | 13:31 WIB
  • Share
Dok.Timlo.net/daryono
Dok.Timlo.net/daryono
Spanduk dipasang warga RT 02 RW VI Mangkubumen karena kecewa dengan Mall Solo Paragon, Selasa (14/2).

Solo – Warga RT 02/ RW VI Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Solo, Selasa (14/2)  memasang spanduk protes atas hilangnya lahan parkir yang biasa mereka kelola di sepanjang Jl Yosodipuro, depan mall Solo Paragon. Menurut Ketua RT 02/RW VI Mangkubumen, Muhammad Kusnandar, warga kecewa karena masalah lahan parkir Jl Yosodipuro sampai saat ini tidak menemukan titik terang.

Menurut Kusnandar, sejak 2006, warga RT o2  Mangkubumen sudah mengelola lahan parkir sepanjang Jl Yosodipuro sebelum kehadiran Mall Solo Paragon. Pengelolaan parkir itu sendiri juga telah mendapat perijinan dari UPTD Parkir Surakarta di tahun 2007. Tetapi di tahun 2011 ketika mal tersebut dibangun, perijinan pengelolaan parkir digantung UPTD. “Ditolak tidak, diberi ijin juga tidak,” tandasnya.

“Pada Soft Opening Solo Paragon, 15 Desember 2011, sepanjang Jalan Yosodipuro diberi rambu larangan berhenti, ini menyebabkan kami kehilangan lahan parkir senilai Rp 800 ribu per bulan. Untuk itu kami meminta ganti rugi atas lahan parkir tersebut senilai Rp 800 ribu per bulan selama 15 tahun,” tambah Kusnandar.

Atas permintaan warga tersebut, pihak manajemen Mall Solo Paragon melalui perwakilannya pada pertemuan di Balai RW VI, hanya menawarkan ganti rugi Rp 300 ribu per bulan selama 3 tahun. Tentu saja tawaran tersebut ditolak karena warga  berharap ganti rugi yang diberikan bisa membuka lahan penghasilan baru.

Setelah pertemuan tersebut sampai saat ini tidak ada kejelasan tentang masalah itu. Keinginan warga untuk bertemu dengan pihak manajemen juga belum ada jawaban. “Oleh karenanya kami memasang spanduk di gapura sebagai ungkapan kekecewaan kami,” ujar Kusnandar. Rencanaya besok (Rabu, 15/2) jam 09.00 WIB,  warga akan menggelar aksi untuk menindaklanjuti pemasangan spanduk  tersebut.

         

Berita Terkait

Komentar

  1. Monic

    Semoga bisa dicari titik temu, atau paling tidak iktui saja tuntutan mereka, 800rb buat mall kan tidak besar.

  2. pino

    aq kan terus menjalankan AKSIKU.
    sebelum tuntutan HAK kami DI PENUHI.
    (pino solo)anggota team 18.

  3. Putut

    entah mana yg benar, preman atau konglomerat

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm