0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Petani Kismantoro Temukan 140 Peluru Aktif

Wonogiri – Sebanyak 140 butir amunisi atau peluru yang masih aktif ditemukan dua petani di Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Peluru kali pertama ditemukan saat akan menggali pondasi rumah.

Sumber Timlo.net menyebutkan, penemu peluru adalah Parwo (50) dan Rabu (25). Keduanya merupakan penduduk asli Dusun Klampisan RT1/RW 5 Desa Dawung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri.

Ikhwal penemuan amunisi adalah ketika kedua petani tersebut, Senin (6/2 ) sore, hendak menggali tanah di pekarangan milik Sumarno untuk membangun pondasi rumah. Baru saja penggalian mencapai kedalaman satu meter, tiba-tiba cangkul terantuk benda keras. Begitu diangkat ternyata adalah satu kaleng bekas cat tembok ukuran 5 kilogram. Yang mengagetkan isi kaleng diketahui merupakan amunisi yang masih aktif. Menyadari hal tersebut, selang beberapa jam pada malam harinya,  penemuan ratusan peluru aktif tersebut dilaporkan ke pihak berwenang.

Petugas dari Polsek dan Koramil Kismantoro yang datang ke lokasi segera mengamankan amunisi. Ketika diteliti ternyata merupakan peluru kaliber 5,56 mm. Dan waktu dijumlah mencapai total jenderal 140 butir. Sayangnya belum ada keterangan resmi terkait penemuan ini dari pihak berwenang.

Salah seorang warga Kismantoro, Agus S mengaku tidak habis pikir kenapa ada amunisi sebanyak itu yang tertimbun atau sengaja ditimbun di dalam pekarangan. “Saya tidak berani berandai-andai apakah ini terkait aksi terorisme atau bukan. Tapi bagaimana bisa ada amunisi sebanyak itu tertimbun dalam tanah, jumlah 140 itu banyak lho Mas,” terangnya, Selasa (7/2).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge