• Rabu, 23 Mei 2012

Mau Sertifikasi, Banyak Guru Swasta Dipungli

Niza Novita - Timlo.net
Minggu, 5 Februari 2012 | 15:37 WIB
  • Share
dok.timlo.net/Niza
dok.timlo.net/Niza
Pelantikan Pengurus Besar Persatuan Guru Swasta Seluruh Indonesia, di Balaikota Surakarta

Solo – Banyak guru swasta di wilayah Jawa Tengah mengeluhkan adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang akan diusulkan untuk mengikuti program sertifikasi.  Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Guru Swasta Seluruh Indonesi (PGS) Jateng, Muh Zein Adv, di Balaikota Surakarta, Sabtu (4/2) usai pelantikan PB PGSI.

“Sejumlah guru swasta yang diusulkan untuk menerima nomor unik pengajar dan tenaga kependidikan (NUPTK), sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh tunjangan sertifikasi dikenai biaya. Pungli untuk mendapat sertifikat NUPTK ini sangat merugika,” tegasnya.

Pihaknya bertekad untuk menhilangkan Pungli tersebut. “Guru swasta yang akan mengurus NUPTK sudah kami sampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi dengan Dinas di kabupaten/kota segera diproses,” jelasnya.

Ditambahkan, guru swasta yang sudah berijazah S-1 untuk mendapatkan NUPTK dari Kemendikbud ini sebelumnya diusulkan oleh dinas pendidikan di kabupaten/kota.

Dijelaskan, guru sasta yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi masih di bawah 15%. “Yang sudah terlanjur itu, harapan kami yang sudah ya biar sudah. Yang belum, yang ada itikad baik mohon dikembalikan,” harapnya.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan al-azhar

iklan mettafm