• Rabu, 23 Mei 2012

Dipercaya Bikin Laris, Air Jamasan Jadi Rebutan

Wimala Dyah Intan - Timlo.net
Sabtu, 4 Februari 2012 | 15:57 WIB
  • Share
Dok.Timlo.net/ Mala
Dok.Timlo.net/ Mala
Salah seorang pengunjung mencuci mukanya dengan air sisa jamasan Kyai Setomi milik Keraton Surakarta Hadiningrat, Sabtu (4/2) di pagelaran.

Solo — Bagi masyarakat Jawa, berkah Tuhan dapat dicari dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mencuci mukanya dengan air sisa jamasan. Seperti yang dilakukan para pengunjung usai menyaksikan jamasan Kyai Setomi di Pagelaran Keraton Surakarta Hadiningrat.

Sekitar pukul 10.30 WIB, pengunjung bersabar menunggu ritual pencucian pusaka atau jamasan meriam Kyai Setomi, Sabtu (4/2). Setelah ritual yang dipimpin Raden Tumenggung (RT) Priyo Dipuro itu usai, salah seorang abdi dalem lain keluar membawa air jamasan yang diwadahi ember. Tak lama kemudian pengunjung pun meransek mendekat untuk berebut air sisa jamasan. Tak hanya untuk mencuci muka dan kaki, sebagian warga pun juga tidak segan-segan meminumnya.

Salah seorang pengunjung, Mbah Jiyem percaya, air jamasan tersebut dapat menjadikan berkah dalam hidupnya. “Supaya mendapat berkah dari keraton. Panjang umur, dagangan laris, dan ngrejekeni (membawa rejeki_red),” tutur Jiyem kepada Timlo.net.

Ritual ini sendiri merupakan agenda rutin Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, menjelang puncak acara Pasar Malam Sekaten yang akan digelar besok, Minggu (5/2) pukul 10.00 WIB. Puncak acara menyambut peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW itu sendiri akan ditandai dengan digelarnya kirab gunungan Grebeg Maulud di Masjid Agung Surakarta.

         

Berita Terkait

Komentar Ditutup.

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm