• Rabu, 23 Mei 2012

BBM Berpotensi “Ledakkan” Inflasi

Andi Penowo - Timlo.net
Jumat, 3 Februari 2012 | 21:24 WIB
  • Share
Dok. Timlo.net/Andi Penowo
Dok. Timlo.net/Andi Penowo
Sekretaris Tim Pengarah TPID Kota Surakarta, Doni P Joewono

Solo – Rencana pemerintah yang akan membatasi ataupun menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, jika direalisasikan berpotensi “meledakkan” inflasi. Akibatnya, inflasi tahun kalender (Januari-Desember) 2012 diperkirakan bisa mencapai lima persen hingga enam persen.

Sekretaris Tim Pengarah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta, Doni P Joewono, mengakui tahun ini inflasi Kota Solo akan jauh di atas inflasi 2011 lalu yang hanya 1,93 persen.

“Proyeksi saya inflasi paling tidak 4,72 persen karena tahun ini tidak lebih baik daripada tahun kemarin,” kata Doni kepada wartawan, seusai menghadiri acara penandatangan kerjasama tiket elektronik Batik Solo Trans (BST) antara Pemerintah Kota Solo dengan Bank Mandiri, di Loji Gandrung, Jumat (3/2).

Demikian halnya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, Toto Desanto, pihaknya turut menyatakan, pembatasan ataupun kenaikan BBM bersubsidi sudah pasti akan mengerek angka inflasi ke level tinggi. Pasalnya, para pelaku pasar akan cenderung mengamankan diri untuk tetap menjaga pertumbuhan bisnisnya. Lebih lanjut, Toto menyebutkan, komoditas BBM secara nasional akan menyumbang inflasi 0,62 persen.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125