Jembatan Rusak, Perekonomian 3 Kecamatan Terganggu
Wonogiri – Meski telah berlangsung selama satu minggu, nyatanya tak ada tindakan yang diambil oleh Pemkab Wonogiri terkait kerusakan jembatan Dungpadas, Kecamatan Pracimantoro. Arus jalan yang melewatinya kini masih tertutup bagi kendaraan roda 4. Roda perekonomian masih belum lancar.
Berdasarkan pengamatan Timlo.net, Kamis (2/2), hanya pejalan kaki, sepeda onthel dan sepeda motor yang diperbolehkan melintasi Jembatan Dungpadas. Itupun dengan sitem buka tutup dan mesti ekstra hati-hati. Sebab kemiringan jembatan mencapai 20 derajad dan banyak bagian jembatan, terutama kayu dan besi pegangan kiri kanan rusak.
Jembatan Dungpadas tersebut menghubungkan Kecamatan Pracimantoro dengan Kecamatan Giritontro dan Giriwoyo. Merupakan jalur darat tercepat untuk kelancaran perekonomian bagi ketiga kecamatan tadi. Namun dengan rusaknya jembatan alhasil akses transportasi terputus. Roda perekonomian terganggu.
Salah seorang warga Dungpadas, Suwarto berujar, dengan rusaknya jembatan membuat perekonomian di ketiga kecamatan menjadi lumpuh. Dirinya berharap kepada pemerintah untuk segera tanggap dengan memperbaikinya.
Jembatan itu rusak sekitar seminggu yang lau. Diduga akibat tak kuat menahan kikisan air sungai menjadikan tergerus pondasinya. Badan jembatan pun mengalami kemiringan sekitar 20 derajad..
Awal mula diketahuinya kerusakan jembatan adalah saat beberapa warga yang hendak berangkat menuju persawahan kaget. Pasalnya badan jembatan terlihat miring, pondasi beton ikut terangkat dari air. Dan beberapa bagian pondasi yang semestinya tertanam di dalam tanah bahkan terlihat cukup jelas berada diatas arus air.
Jembatan Dungpadas sendiri dibangun pada tahun 1998. Waktu itu menggunakan dana P3DT Provinsi Jawa Tengah. Dana yang dihabiskan mencapai Rp90 juta. Dengan hasil fisik berupa jembatan dengan ukuran panjang 32 meter, lebar 3,5 meter dan tinggi dari dasar sungai 6 meter. (aris )
Berita Terkait
Berita Terkini
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
- Kerja kok Sambil Jualan Ciu?
- SK Relokasi Warga Merapi Batal Dita...
- Tidak Hanya Maliawan, Pemkot Minta ...
- Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pengam...
- Saling Senggol Berujung Bacok
- Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
- Pegadaian Lepas Logam Mulia 2 Kg
- Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
- Kekeringan, Petani di Klaten Rame-r...
- Klaten Spektakuler Digelar Juli
- Wali Murid Minta Bu Guru Galak Dipi...
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Car Free Day kok Sepi?
- Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...