0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pawang Dianggap Lakukan Pelanggaran Berat

Lilik: Singa Lepas karena Human Error

seorang pawang sedang menjinakkan singa yang terlepas dari kandangnya (timlo.net - Dhefi)

Solo – Lepasnya singa dari kandang di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) diduga karena human error. Pada saat singa jantan lepas, pawang singa (keeper) lupa mengunci kandang hewan liar tersebut. Dugaan itu muncul karena kondisi pintu kandang yang digunakan singa untuk keluar masih dalam kondisi utuh.

Direktur Utama (Dirut) TSTJ Lilik Kristianto mengatakan, posisi keeper yang berinisial AG pada saat itu masih berada di dalam kandang. “Kita melihat posisi keeper dan kondisi pintunya yang tidak rusak, itu merupakan human error,” katanya kepada wartawan, Selasa (31/1).

Atas peristiwa tersebut, ia berjanji akan mengambil langkah manajemen yang tepat. “Pelanggarannya sudah merupakan pelanggaran berat,” tegas Lilik. Keeper yang bertugas pada waktu itu dianggap telah lalai dalam menunaikan kewajibannya.

Menurutnya, tugas seorang keeper binatang buas dalam hal safety ada tiga hal. Pertama, seorang keeper harus bisa melindungi dirinya dalam keadaan darurat saat berhadapan dengan satwa tersebut. Selain itu, pawang hewan juga harus bisa memastikan keamanan satwa yang bersangkutan dan keamanan terhadap pengunjung.

Ia mengaku, saat ini kondisi TSTJ sudah kembali normal. Besok tempat wisata flora dan fauna tersebut sudah dibuka kembali. Terkait sanksi yang akan dikenakan kepada keeper yang lalai, pihaknya masih melakukan koordinasi lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, seekor singa jantan koleksi TSTJ lepas dari kandangnya sekitar pukul 11.00 WIB. Proses penangkapan singa tersebut berlangsung cukup lama, dan baru bisa dijinakkan oleh petugas sekitar pukul 14.30 WIB.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge