0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tuntut Soal SMS, Demo Warga Sawit Memanas

()

Klaten — Demonstrasi yang digelar seratusan warga di Balaidesa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Selasa (31/1), nyaris ricuh. Dalam aksinya itu, warga membawa berbagai pamflet yang bertuliskan kecaman terhadap pemerintahan desa setempat.

Sambil berteriak-teriak, mereka pempertanyakan molornya proses pembuatan sertifikat massal swadaya (SMS) yang hingga dua tahun belum selesai. Padahal, mereka sudah melengkapi persyaratan dan juga sudah membayar uang sesuai ketentuan. Namun, kondisi yang memanas itu langsung didinginkan oleh koordinator aksi dan petugas kepolisian yang berjaga-jaga.

Koordinator aksi, Sutoyo mengatakan, proyek pembuatan sertifikat masal itu sudah berlangsung dua tahun yang lalu. Terdapat 161 bidang yang didaftarkan ke panitia pembuatan sertifikat masal, namun ternyata yang masuk ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencapai 194 bidang.

“Biaya pembuatan sertifikat untuk pekarangan sebesar Rp 1,3 juta per bidang, dan untuk tanah sawah Rp 1,4 juta per bidang. Kami sudah berulangkali menanyakan tersendatnya pembuatan sertifikat itu ke pemerintah desa, namun tidak ada jawaban pasti kapan sertifikat itu selesai,” ujar Sutoyo.

Padahal, kata Sutoyo, sebelumnya warga sudah menanyakan permasalahan tersebut berulangkali. Bukan hanya tentang lamanya proses persertifikatan, melainkan juga tentang adanya tambahan sebanyak 33 sertifikat. “Selisih 33 bidang itu uang darimana?, ini perlu penjelasan agar seluruh warga tahu,” kata Sutoyo.

Menanggapi permintaan warganya, Kepala Desa Sawit, Tulus Budiyono, menjelaskan sertifikat 100 persen sudah jadi, dan akan diberikan pada warga. Pihaknya mengaku sudah koordinasi dengan panitia dan bendahara.

Namun, mengenai uang pembayaran pembuatan sertifikat itu, pihaknya tidak menjelaskan apa saja pemanfaatannya. “Uang itu untuk belanja apa, itu hak panitia. Saat itu warga siap dibebani biaya Rp 1,4 juta,” kata Tulus.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge