0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Buku Ajar, DPPKAD Serahkan Kopian Surat ke Kejari

Klaten – Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klaten telah menyerahkan kopian surat kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten terkait surat pengembalian kemahalan harga dari rekanan senilai Rp 2,4 miliar ke kas daerah.

Kepala DPPKAD Klaten, Sartiyasto kepada wartawan, Senin (30/1), secara resmi kopian surat tersebut diminta oleh oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Klaten, Hartono. Sedangkan surat yang asli sudah disita oleh penyidik kepolisian.

Namun demikian pihaknya lupa kapan surat tersebut disita oleh penyidik dan diberikan kopiannya kepada kejaksaan. “Saya lupa kapan itu. Kalau tidak salah ingat sekitar sesudah September 2011,” ujar Sartiyasto.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Klaten, Hartono, mengungkapkan pihaknya dibatasi untuk tidak bisa turut campur langsung termasuk dalam penyitaan barang bukti.

“Sesuai dengan KUHAP nomor 8 Tahun 1981, pasal 38 ayat 1, tertulis penyitaan hanya dapat dilakukan oleh penyidik dengan surat ijin ketua pengadilan negeri setempat,” ungkapnya.

Koordinator Aliansi Rakyat Anti Korupsi Klaten (ARAKK), Abdul Muslih mengatakan, meski hanya kopian surat, permintaan surat oleh kejaksaan ke DPPKAD tersebut perlu dipertanyakan. Sementara penyidik berasal dari kepolisian. “Ada apa dengan kejaksaan itu?” kata Muslih.

Muslih menambahkan, penyidik melakukan penyitaan berdasarkan petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Kenapa Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta lagi surat itu jika sudah diminta penyidik sebagai barang bukti,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge