RSI Klaten Berhasil Tangani Bayi Omfalokel
Klaten – Tim dokter dari Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten akhirnya berhasil menyelamatkan Nazwa Atta Nadiza, bayi kembar yang menderita omfalokel atau usus keluar melalui pusar. Melalui penanganan medis, usus yang ada di luar kini telah masuk ke dalam perut secara alami.
Bayi perempuan yang kini berusia sekitar satu bulan ini ditangani tim yang terdiri satu dokter spesialis bedah anak dan tiga dokter spesialis anak, serta tim perawat Perinatal Intensive Care Unit/Neonatal Intensive Care (PICU/NICU).
Menurut Guntur Surya Alam, salah satu tim dokter, menyatakan, isi perut Nazwa yang keluar diantaranya usus kecil dan sebagian usus besar serta lambung bisa dimasukkan setelah menjalani perawatan selama 28 hari.
Perawatan dilakukan dengan cara menaburi isi perut yang keluar dengan obat tertentu dan dibalut menggunakan kain kasa, yang terpenting isi perut yang keluar tidak mengalami infeksi.
“Kasus usus keluar pada bayi, saat ini sering terjadi dengan perbandingan sekitar 1 banding 5 ribu bayi normal. Namun selama kelenjar yang keluar tidak bedah, kondisi bayi 60 persen masih bisa diselamatkan,” ujar Guntur.
Sebelumnya, anak pasangan Andi Sulistyo (25) dan Lisa Tri Utami (24), warga Kampung Jetis RT 3 RW 15 Kelurahan Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten itu dilahirkan kembar melalui proses cesar.
Saat lahir, Nazwa memiliki berat 3,8 kilogram. Namun ususnya berada di luar karena terjadi kegagalan pembentukan dinding perut saat di kandungan. Saat masih ada di luar, usus dengan diameter 20 centimeter ini terdapat selaput tipis yang melapisinya. Sedangkan kembarannya Nadif Atta Nadiza lahir normal dengan berat 2,1 kilogram.
Awalnya, Nazwa dirawat di salah satu rumah sakit di Klaten dan dirujuk ke Yogyakarta. Namun karena pertimbangan jarak rumah, kedua orangtuanya memutuskan untuk dipindah ke RSI Klaten.
Saat ini kondisi Nazwa semakin membaik dan masih dirawat di ruang picu nicu RSI Klaten. Sedangkan bayi kembarannya, Nadif, sudah dirawat di rumah karena kondisinya memang normal sejak lahir.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Ngembat Dompet Dihajar Ibu-Ibu
- Nasabah Juga Simpan Infaq Pengajian
- Senjata Api Polisi Diperiksa
- Lima Pemerkosa Siswi SMP Diringkus
- Persis Pertahankan Skuad Ideal
- Wajib Permalukan Juru Kunci
- Datangi Kejari, Koalisi LSM Tanyaka...
- 4 Kecamatan Dapat 1 Alat Perekam La...
- Cegah Geng Motor, Biker Klaten Diku...
- Dinkop Intensif Bina Koperasi Berma...
- Axiata dan Musica Luncurkan Musikka...
- Wow..! E-Ticketing BST Makin Moncer...
- Eit, Jangan Asal Dirikan Koperasi L...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...
- Buku Bergambar Nabi Muhammad Bereda...


KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Eddy Wirabhumi: Pemerintah Jangan C...
Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...