0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pit Kebo Humber

Tren Sepeda Lungsuran Priyayi

Salah seorang pengunjung CFD melihat koleksi pit kebo jenis humber, Minggu (29/1). (Dok.Timlo.net/ Radit)

Solo – Sepeda kumbang atau pit kebo, konon menjadi salah satu kebanggaan para abdi dalem keraton.  Tak lain karena waktu itulah sepeda jenis ini menjadi satu-satunya transportasi darat bagi mereka. Seperti koleksi pit kebo yang dijual KRAT H Jumadi Anom Gunadi, yang merupakan lungsuran (bekas –Red) milik sejumlah abdi dalem keraton dan para priyayi.

Ada banyak jenis pit kebo yang dijual, tapi hanya ada satu jenis pit kebo yang langka dan laris diburu pencintanya. Jenisnya adalah Humber, sepeda buatan Inggris tahun 1956. Tak tanggung-tanggung, harga yang ditawarkan antara Rp 7 juta hingga Rp 11 juta.

Dulu tak sembarang orang memiliki sepeda jenis ini. “Biasanya yang menggunakan sepeda jenis seperti ini adalah orang top. Banyak yang berangapan, bahwa sepeda jenis ini dapat membuat seseorang yang memakainya akan memiliki wibawa dan karisma yang luar biasa kuat,” jelas pemilik Galeri pit kebo di kawasan Alun-alun Utara Keraton Kasunanan ini.

Jumadi mengakui, permintaan akan pit kebo ini akan terus bertambah, menyusul makin banyaknya peminat. “Saya ingin masyarakat saat ini mengenang zaman dahulu, dimana pit kebo ini selalu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat,” ujarnya kepada Timlo.net ketika memajang koleksinya di Car Free Day (CFD), Minggu (29/1).

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge