0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati: Rekor MURI Mesti Jadi Tradisi Wonogiri

Bupati Wonogiri Danar Rahmanto (kanan) mendengarkan pemaparan tim Protonema saat penanaman 10 Ribu bibit pohon di Bukit Simbar, Senin (30/1 ). (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri  — Bupati Wonogiri Danar Rahmanto berharap pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesi)  menjadi sebuah tradisi di Kota Gaplek –sebutan Wonogiri. Pasalnya Wonogiri memiliki potensi alam dan insan yang mendukung untuk itu.

Harapan Bupati Danar disampaikan usai menerima sertifikat MURI kategori penanaman pohon dengan titik koordinat Global Positioning System (GPS) terbanyak (10 ribu bibit pohon) di Bukit Simbar, Dusun Galih, Desa Tegiri, Kecamatan Batuwarno, Senin (30/1). “Tadi sudah disampaikan oleh Bu Wida (Manager MURI –-Red) bahwa kita sebelumnya sudah banyak menorehkan catatan bagus dengan memecahkan rekor MURI. Wonogiri punya potensi baik alam maupun insani. Buktinya kemarin-kemarin kita mampu, nah alangkah baiknya jika hal ini kita pertahankan. Pemecahan rekor MURI semestinya kita tradisikan,dalam arti bisa pecah dan pecah lagi,” pintanya.

Hal tersebut lanjut Bos PO Timbul Jaya ini, hanya mampu dilakukan jika ada sinergisitas dari semua elemen. Dari kalangan eksekutif, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat. “Buktinya hari ini, kita mampu seperti ini karena ada niatan dan kerja keras tak kenal lelah dari masyarakat beserta LSM dengan dibiayai oleh dunia usaha dan didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah,” jelanya.

Pemecahan rekor MURI di Bukit Simbar itu sendiri digagas oleh LSM Protonema Karaganyar. Kemudian sisi pendanaan memperoleh perhatian dari PT Index Sukoharjo. Sementara Pemkab Wonogiri mengerahkan instansi yang ada termasuk warga guna mendukung kegiatan penanaman. Salah satunya adalah ikut serta menanam dan menyiapkan lahan serta merawat bibit nantinya.  



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge