0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sofingi SAg:

Guru Sertifikasi Wajib Tingkatkan Kinerja

Sofingi SAg, Kepala SD Negeri 1 Saradan, Baturetno, Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —  Setelah program sertifikasi pendidik digulirkan, guru dihadapkan pada sebuah kenyataan terkait tanggungjawab moral yang semakin besar. Tanggungjawab yang dimaksud adalah meningkatkan kualitas pendidikan yang seiring dengan kualitas kesejahteraan guru itu sendiri.

“Jadi guru mesti memiliki budaya untuk menyeimbangkan sekaligus menyelaraskan kesejahteraan yang semakin meningkat dengan kualitas pendidikan yang semakin baik pula,” ungkap Sofingi SAg, Kepala SD Negeri 1 Saradan, Baturetno, Wonogiri, Senin (30/1).

Budaya peningkatan kualitas pendidikan ini, menurut Sofingi dimulai dari diri guru. Paling tidak bisa dan mampu mengimplementasikan 4 (empat) kompetensi dasar. Yakni Kompetensi profesional, kompetensi personal, sosial/kemasyarakatan, serta kompetensi paedagogik.

Keempatnya selalu bersinergi dengan pencapaian guru yang sukses dan efektif. “ Seorang guru, termasuk guru agama dikatakan sukses seandainya berhasil dalam pembelajaran, mampu memperhatikan perbedaan individu, dan sanggup memotivasi prestasi peserta didik, sedangkan guru yang efektif ditandai dengan kemampuan mengim plementasikan secara efektif metode dan strategi pembelajaran, serta memiliki mutu yang terlihat dari sisi proses maupun hasil pendidikan,“ terangnya.

Lebih lanjut dirinya juga menekankan kreativitas dan inovativitas yang mutlak dimiliki setiap pendidik. Sehingga tidak boleh ada pemikiran yang hanya pasrah tanpa ada kemauan untuk berkembang.  “Ingat setelah sertifikasi, kita mesti meningkat kinerjanya, semakin tinggi daya kemampuan, dan harus selalu aktif mencari informasi bagi perkembangan satuan pendidikan maupun untuk peningkatan kualitas guru,” pintanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge