0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Kecelakaan, Anak TK Diajari Nyeberang Jalan

Puluhan siswa TK Bakti 8 Laweyan sedang menyeberang di zebra cross Jl Slamet Riyadi (dok.timlo.net/niza novita)

Solo — Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu-lintas, dia ntaranya faktor pengendara (manusia), lalu lintas,  jalan, kendaraan dan lingkungan.  Sebagian besar kasus kecelakaan lalu-lintas penyebabnya adalah kelalaian dari pengendara kendaraan.

Melihat fenomena perilaku masyarakat dalam berlalu-lintas saat ini,  maka sangat perlu adanya penanaman pengetahuan tentang disiplin dan etika dalam berlalu-lintas sejak dini. Salah satu upayanya yakni memasukkan materi pendidikan lalu lintas dalam kurikulum intra kurikuler pada anak-anak usia dini.

Puluhan anak TK dan Pra-TK Bakti 8 Laweyan, Senin (30/1) pagi,  mencoba zebra croos (arena penyeberangan jalan) di Jl Slamet Riyadi, tepatnya di sebelah selatan Hotel Novotel. Anak-anak ini dikenalkan dalam edukasi tertib lalu lintas sejak dini.

“Ya, anak-anak biar tahu rambu-rambu lalu-lintas di sini,”  ungkap salah satu guru TK Bakti 8 Laweyan, Tri Purwaningsih.

Bova Nadin, siawa TK Bakti 8 Laweyan mengaku tidak takut menyeberang di zebra cross.  “Suka, baru pertama kali,” ungkapnya.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dengan Dishub Solo serta Presiden Republik Aeng-aeng Mayor Haristanto, sebagai wujud penanaman pengetahuan dan simulasi materi yang ditanamkan kepada puluhan anak-anak yakni cara menyeberang di zebra cross.

Mayor juga memberikan pengarahan kepada anak-anak dengan mengajak ke tempat selter BST samping Hotel Novotel untuk mengenalkan kepada anak-anak masalah kegunaan selter BST.

Tak hanya itu saja, pihak Dishub Solo juga memberikan pengertian tentang istilah rambu-rambu lalu-lintas, dan pengajaran etika dalam mengendarai kendaraan.

Tujuan pendidikan berlalu-lintas tidak hanya sampai di sini saja. Para siswa yang juga didorong untuk menyebarluaskan informasi dan pengetahuannya tentang kebiasaan berperilaku yang baik dalam berlalu lintas pada anak-anak yang lebih kecil (child to child) dan juga pada orang tuanya.

Pantauan Timlo.net, beberapa petugas nampak membagikan pamflet kepada para pengendara bertuliskan “Utamakan Penyeberang Jalan”.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge